Derby Milan di Perth Berakhir Imbang, Juventus dan Fiorentina Sibuk di Bursa Transfer
Baca dalam 60 detik
- Laga persahabatan Milan vs Inter di Perth berakhir 1-1, diwarnai penghormatan mendalam untuk Franco Baresi.
- Juventus memanfaatkan bursa transfer dengan mendatangkan kiper Zion Suzuki dan membidik Jhon Lucumí serta Joshua Zirkzee.
- Fiorentina sukses meminjam Franco Mastantuono dari Real Madrid, sementara Roma mengamankan Nahuel Molina dari Atlético Madrid.

Laga persahabatan bertajuk Derby della Madonnina yang digelar di Perth, Australia, pada Rabu (23/7) waktu setempat, berakhir dengan skor 1-1. Federico Dimarco membawa Inter unggul lebih dulu, namun Christopher Nkunku menyamakan kedudukan lewat titik putih yang kontroversial. Momen ini menjadi sorotan utama media Italia, tidak hanya karena hasilnya, tetapi juga karena penghormatan menyentuh untuk legenda AC Milan, Franco Baresi, yang baru saja meninggal dunia.
Para pemain dari kedua tim berkumpul di tengah lapangan mengelilingi jersey nomor 6 milik Baresi, mengheningkan cipta selama satu menit, dan kembali berhenti sejenak pada menit keenam sebagai bentuk penghormatan. Luka Modrić, yang masuk sebagai pemain pengganti dan mendapat sambutan hangat, menyebut Baresi sebagai "esensi dari klub". Gazzetta dello Sport mengangkat performa Dimarco dengan tajuk "Ci metto la firma", mengisyaratkan bahwa Inter berencana mengikat pemain sayap kiri tersebut dengan kontrak baru.
Sementara itu, bursa transfer musim panas Italia semakin memanas. Juventus, yang pada hari yang sama menang 1-0 atas Chelsea lewat gol Edon Zhegrova, menjadi pusat perhatian. Corriere dello Sport dan Tuttosport memberitakan bahwa direktur eksekutif Juventus, Giovanni Carnevali, tengah gencar bergerak. Kiper Zion Suzuki dikabarkan akan segera bergabung dari Parma melalui PSG, bek Jhon Lucumí masih menjadi target, dan Manchester United dikabarkan membuka pintu bagi penyerang Joshua Zirkzee. Selain itu, Luciano Spalletti disebut mendorong Jonathan David untuk hengkang.
Fiorentina juga tidak mau ketinggalan. Klub asal Florence itu berhasil meminjam Franco Mastantuono dari Real Madrid, dengan klub Spanyol tersebut menanggung setengah dari gaji pemain Argentina yang dilaporkan mencapai 9 juta euro. Direktur olahraga Fiorentina, Fabio Paratici, dikabarkan sudah menyiapkan target berikutnya. Sementara itu, Roma telah menyelesaikan kesepakatan senilai lebih dari 13 juta euro untuk bek kanan Atlético Madrid, Nahuel Molina, dan masih memburu Antonio Nusa dari Leipzig.
Kabar lain, Rúben Amorim dikabarkan akan memulihkan performa Rafael Leão di Milan meski Galatasaray masih tertarik. Inter juga dikabarkan mendekati Cristian Romero, dengan syarat Benjamin Pavard hengkang. Napoli, yang menang 2-1 atas Osasuna lewat gol Matteo Politano dan Lorenzo Lucca, tampaknya akan kehilangan Romelu Lukaku yang dikaitkan dengan Atlanta United di MLS.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, dinamika bursa transfer ini menarik untuk dicermati. Pergerakan pemain seperti Zirkzee, Mastantuono, dan Molina menunjukkan bahwa klub-klub Italia tidak hanya mengandalkan pemain senior, tetapi juga berani merekrut talenta muda. Hal ini bisa menjadi pelajaran bagi klub-klub Indonesia yang mulai serius mengembangkan akademi dan merekrut pemain muda berbakat, baik lokal maupun asing. Selain itu, ketertarikan klub-klub Eropa terhadap pemain Asia, seperti Zion Suzuki, membuka peluang bagi pemain Asia Tenggara, termasuk Indonesia, untuk menembus liga top Eropa jika dikelola dengan baik.
Ke depan, bursa transfer musim panas ini masih akan berlanjut hingga akhir Agustus. Pertanyaannya, siapa lagi yang akan menjadi kejutan? Akankah Juventus berhasil mendatangkan semua targetnya? Atau akankah ada klub lain yang melakukan gebrakan seperti Fiorentina? Kita tunggu saja perkembangannya.



