Danny O'Donoghue Picu Tangisan Vernon Kay di Radio Saat Kenang Mendiang Mark Sheehan
Baca dalam 60 detik
- Vokalis The Script, Danny O'Donoghue, membuat host Radio 2 Vernon Kay menangis saat membahas lagu untuk mendiang rekan bandnya, Mark Sheehan.
- Sheehan meninggal pada April 2023 di usia 46 tahun setelah sakit singkat, meninggalkan warisan lirik yang diajarkan hingga di Universitas Berkeley.
- Di luar kesedihan, Danny mengungkapkan transformasi gaya hidupnya dengan berhenti minum alkohol, kopi, dan merokok sejak Januari demi kesehatan.

Momen haru terjadi di studio Radio 2 saat vokalis The Script, Danny O'Donoghue, berbagi kisah tentang mendiang rekannya Mark Sheehan yang membuat pembawa acara Vernon Kay tak kuasa menahan air mata, Rabu (29/7). Dalam segmen Tracks of My Years, O'Donoghue memilih lagu 'If You Could See Me Now'—sebuah tribute untuk Sheehan yang meninggal dunia pada April 2023 setelah berjuang melawan penyakit singkat di usia 46 tahun.
Bagi O'Donoghue, lagu tersebut bukan sekadar karya musik. Ia menggambarkan momen di studio saat Sheehan menulis lirik tentang ayahnya yang wafat ketika sang gitaris berusia 13 tahun. “Dia tumbuh di daerah keras Dublin, tetapi mampu mengartikulasikan rasa kehilangan dengan cara yang luar biasa,” ujar O'Donoghue. Lirik Sheehan bahkan dikaji di Universitas Berkeley, meskipun keduanya putus sekolah dan O'Donoghue mengidap disleksia.
Vernon Kay, yang biasanya ceria, tak bisa menyembunyikan emosinya. Suaranya bergetar dan ia menyeka mata sambil berkata, “Ini membuatku… beri aku waktu.” O'Donoghue pun menenangkan dengan mengatakan bahwa berbicara tentang kepergian Sheehan tetap sulit baginya. Namun, ia merasa berkewajiban untuk terus menyanyikan lagu itu di atas panggung sebagai penghormatan. “Bagaimana mungkin saya tidak menghormati ingatannya? Saya bisa pensiunkan lagu ini, tapi saya tidak mau,” tegasnya.
Di luar sisi emosional, O'Donoghue juga mengungkapkan perubahan besar dalam hidupnya. Sejak Januari, ia memutuskan untuk menjalani pola hidup lebih sehat dengan meninggalkan alkohol, kopi, dan rokok. Awalnya hanya niat sebulan, namun kebiasaan itu berlanjut hingga kini. “Saya merasa lebih baik dari sebelumnya,” katanya. Transformasi ini menjadi babak baru bagi musisi yang kerap tampil penuh energi di atas panggung.
Bagi penggemar The Script di Indonesia, momen ini menjadi pengingat akan ikatan kuat antaranggotanya. Lagu-lagu seperti 'The Man Who Can't Be Moved' dan 'Breakeven' telah lama melekat di hati pendengar Tanah Air. Namun, di balik kesuksesan, ada kisah duka yang terus ia bawa. Pertanyaannya kini: akankah Danny O'Donoghue mampu melanjutkan tur tanpa sosok Mark Sheehan di sisinya, atau justru lagu-lagu itu akan semakin memperkuat warisan sang gitaris?



