Aktor Ted Lasso Debut Profesional di Liga Bawah AS: Mimpi Jadi Nyata
Baca dalam 60 detik
- Cristo Fernandez, pemeran Dani Rojas di serial Ted Lasso, menjalani debut profesional bersama El Paso Locomotive di USL Championship usai menandatangani kontrak pada Mei lalu.
- Pemain berusia 35 tahun itu hanya tampil 11 menit sebagai pemain pengganti dan sempat menerima kartu kuning, namun momen ini menjadi puncak perjalanan panjangnya dari cedera remaja hingga layar kaca.
- Kisah Fernandez menginspirasi banyak orang, terutama di Indonesia, bahwa batasan usia dan latar belakang bukan halangan untuk mengejar karier di sepak bola profesional.

Aktor yang memerankan Dani Rojas dalam serial Ted Lasso, Cristo Fernandez, akhirnya mewujudkan ambisinya menjadi pesepak bola profesional. Pada Minggu (4/8) lalu, ia menjalani debut bersama El Paso Locomotive, klub kasta kedua Liga Amerika Serikat (USL Championship), dalam laga melawan New Mexico United.
Fernandez masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-79 saat timnya tertinggal 0-2. Dalam waktu singkat, ia mencatatkan tiga sentuhan bola dan menerima kartu kuning pada menit ke-87 akibat pelanggaran terhadap kiper lawan. Meski hasil akhir tidak berpihakโLocomotive kalah 2-0โdebut ini tetap menjadi tonggak sejarah pribadi bagi aktor berusia 35 tahun tersebut.
Perjalanan Fernandez kembali ke sepak bola tidaklah mudah. Ia sempat menekuni sepak bola usia muda di kampung halamannya, Guadalajara, Meksiko, sebelum harus berhenti pada usia 15 tahun karena cedera lutut. Setelah pindah ke London, ia mendapat peran sebagai Dani Rojas dalam serial komedi Ted Lasso yang tayang di Apple TV+ dari 2020 hingga 2023. Karakternya yang dikenal dengan slogan "Football is life" menjadi favorit penggemar.
Keputusan Fernandez untuk menekuni sepak bola profesional di usia yang tidak lagi muda mendapat apresiasi luas. Dalam pernyataannya setelah menandatangani kontrak, ia mengatakan bahwa perjalanan kembali ke sepak bola profesional adalah tentang percaya pada diri sendiri, mengambil risiko, dan terus mengejar mimpi meskipun jalannya tidak terduga. Semangat ini relevan dengan banyak pemain muda di Indonesia yang kerap menghadapi tekanan untuk memilih antara pendidikan dan olahraga.
Fenomena Fernandez juga menyoroti bagaimana dunia hiburan dan olahraga semakin terintegrasi. Di Indonesia, beberapa artis pernah mencoba peruntungan di sepak bola, meskipun jarang yang berhasil menembus level profesional. Kisah Fernandez bisa menjadi inspirasi bahwa latar belakang non-atletis bukanlah penghalang mutlak, asalkan ada dedikasi dan kerja keras.
Serial Ted Lasso sendiri akan kembali dengan musim keempat pada 5 Agustus mendatang. Namun, bagi Fernandez, debutnya di lapangan hijau mungkin menjadi cerita yang lebih menarik daripada perannya di layar kaca. Pertanyaan besarnya: akankah ia mendapat kesempatan bermain lebih banyak di sisa musim ini?



