Tottenham Bidik Kolo Muani dan Leao: Duo Penyerang untuk De Zerbi
Baca dalam 60 detik
- Tottenham Hotspur dikabarkan mengajukan tawaran untuk merekrut kembali Randal Kolo Muani dengan banderol £35 juta, menyusul performa impresifnya di Serie A bersama Juventus.
- Selain Kolo Muani, Spurs juga membidik Rafael Leao dari AC Milan yang siap hengkang dengan harga sekitar £51 juta, memperkuat lini depan yang tumpul musim lalu.
- Kedua pemain dinilai memiliki kecepatan dan kekuatan yang bisa menjadi senjata andalan De Zerbi, meski konsistensi masih menjadi tanda tanya.

Setelah nyaris terdegradasi musim lalu, Tottenham Hotspur di bawah asuhan Roberto De Zerbi bergerak cepat membenahi lini depan yang menjadi titik lemah tim. Klub asal London Utara itu dikabarkan mengincar dua penyerang sekaligus: Randal Kolo Muani dan Rafael Leao, sebagai solusi instan untuk musim depan.
Kolo Muani, yang sempat dipinjamkan ke Tottenham pada musim 2025/26, hanya mampu mencetak satu gol liga dalam periode yang mengecewakan. Namun, performanya bersama Juventus sebelumnya—10 gol dalam 22 pertandingan Serie A—membuat Spurs yakin pemain Prancis itu layak diberi kesempatan kedua. Menurut laporan Tuttosport, Tottenham telah mengajukan tawaran senilai €40 juta (£35 juta) untuk merekrut kembali pemain berusia 27 tahun tersebut, bersaing dengan Juventus dan klub-klub Jerman.
Di sisi lain, Rafael Leao menjadi target utama setelah AC Milan dikabarkan bersedia melepasnya dengan harga £51 juta. Pemain sayap Portugal itu hanya tampil sebagai starter dalam 23 laga Serie A musim lalu, dan dengan kontrak yang tersisa dua tahun, Milan ingin segera menjualnya. Leao dikabarkan 'siap berkata ya' untuk bergabung dengan mantan rekannya, Sandro Tonali, di Tottenham. Kecepatan dan kemampuannya melewati lawan dianggap cocok dengan skema De Zerbi yang mengandalkan serangan balik cepat.
Keputusan Tottenham untuk kembali memburu Kolo Muani terbilang berani. Meski gagal di periode pertama, De Zerbi tetap memberikan kepercayaan dengan menurunkannya sebagai starter dalam enam dari tujuh pertandingan terakhir musim lalu. Pelatih asal Italia itu tampaknya melihat potensi besar dalam diri pemain yang pernah mencetak gol ke gawang Maroko di semifinal Piala Dunia 2022. "Dia butuh stabilitas untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya," demikian analisis internal klub.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, pergerakan Tottenham ini menarik untuk diikuti. Kedua pemain memiliki profil yang kerap menjadi idola di Asia: cepat, teknik tinggi, dan mampu mencetak gol spektakuler. Jika transfer ini terwujud, lini depan Spurs akan memiliki kombinasi kecepatan dan kekuatan yang sulit dihentikan—mirip dengan duet penyerang di klub-klub top Eropa. Namun, konsistensi masih menjadi pekerjaan rumah, mengingat baik Leao maupun Kolo Muani belum pernah tampil gemilang sepanjang satu musim penuh.
Dengan anggaran yang terbatas setelah mendatangkan Mateus Fernandes dan Tonali, Tottenham harus pintar mengatur keuangan. Harga £35 juta untuk Kolo Muani dianggap masuk akal, sementara Leao bisa menjadi investasi jangka panjang. Pertanyaannya, mampukah De Zerbi mengeluarkan potensi terbaik dari dua pemain yang sempat redup? Atau justru ini akan menjadi pengulangan kegagalan seperti musim lalu?



