Juventus Pasang Harga Mahal untuk Nico Gonzalez, Atletico Gigit Jari
Baca dalam 60 detik
- Juventus mematok banderol โฌ28 juta untuk Nico Gonzalez, menghentikan ambisi Atletico Madrid mempermanenkannya.
- Pemain sayap Argentina itu menolak kembali ke Turin di bawah pelatih lama, namun kini disambut hangat oleh Luciano Spalletti.
- Dengan negosiasi macet, Gonzalez kemungkinan besar akan berseragam Bianconeri musim depan, mengisi celah di lini sayap.

Juventus menegaskan tidak akan melepas Nico Gonzalez dengan harga di bawah โฌ28 juta, sebuah angka yang dipastikan membuat Atletico Madrid berpikir ulang untuk mempermanenkan pemain sayap Argentina tersebut. Klub asal Turin itu, menurut laporan Tuttosport, telah memberikan sinyal tegas bahwa mereka tidak berniat menurunkan banderol, meskipun Gonzalez menjalani masa peminjaman yang cukup impresif di Wanda Metropolitano.
Gonzalez, yang kini berusia 28 tahun, tengah bersiap membela Argentina pada perempat final Piala Dunia melawan Swiss. Dengan 55 penampilan dan enam gol untuk timnas, ia menjadi aset berharga. Namun, masa depannya di level klub masih menjadi tanda tanya besar. Musim lalu, ia dipinjamkan ke Atletico dengan biaya hanya di bawah โฌ2 juta, dan berhasil mencetak lima gol dalam 37 pertandingan. Keinginannya untuk bertahan di Madrid pun terhalang oleh kebijakan harga Juventus.
Sebelumnya, ada klausul obligasi pembelian senilai โฌ32 juta yang sempat disepakati, namun tidak pernah diaktifkan. Kini, negosiasi antara kedua klub dilaporkan mandek. Di sisi lain, pelatih Juventus Luciano Spalletti justru membuka pintu lebar bagi kepulangan Gonzalez. Sikap ini kontras dengan pendahulunya, Igor Tudor, yang justru menepikan pemain berusia 28 tahun tersebut. Pergantian kursi pelatih menjadi titik balik yang membuat peluang Gonzalez kembali ke Allianz Stadium semakin terbuka.
Kesulitan yang dialami pemain sayap Juventus lainnya, seperti Edon Zhegrova dan Lois Openda, dalam memberikan kontribusi optimal di area sayap, membuka peluang bagi Gonzalez untuk kembali menjadi andalan. Spalletti dinilai membutuhkan pemain dengan kemampuan dribel dan penyelesaian akhir yang dimiliki Gonzalez. Jika ia kembali, persaingan di lini depan Juventus diprediksi akan semakin ketat.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, situasi ini menarik karena menunjukkan bagaimana dinamika transfer pemain bisa berubah drastis hanya karena pergantian pelatih. Gonzalez, yang sempat terpinggirkan, kini menjadi rebutan. Pertanyaan besarnya: akankah Atletico Madrid mencari alternatif lain, atau Juventus justru akan memanfaatkan Gonzalez untuk memperkuat skuad mereka musim depan?



