Muchova Selamatkan Match Point, Hentikan Gauff di Semifinal Wimbledon
Baca dalam 60 detik
- Karolina Muchova memenangi pertarungan tiga set dramatis 6-2, 1-6, 7-6(10) atas Coco Gauff untuk lolos ke final Wimbledon pertamanya.
- Gauff gagal memanfaatkan match point pada tiebreak set ketiga, membuang peluang emas setelah sebelumnya bangkit dari defisit 1-6.
- Kemenangan ini membuka peluang final sesama petenis Ceko jika Linda Noskova mengalahkan Marta Kostyuk di semifinal lainnya.

Karolina Muchova memastikan tempat di final Wimbledon untuk pertama kalinya setelah menaklukkan Coco Gauff dalam laga tiga set yang menegangkan, Selasa (9/7). Unggulan kesepuluh asal Republik Ceko itu menyelamatkan satu match point sebelum menang 6-2, 1-6, 7-6(10) dalam waktu 2 jam 35 menit di Centre Court.
Pertandingan semi-final ini menyajikan drama yang jarang terlihat di lapangan rumput. Gauff, yang sebelumnya melewati empat pertandingan tiga set beruntun, tampil dominan di set kedua setelah kehilangan set pertama. Namun, Muchova menunjukkan ketangguhan mental luar biasa saat tertinggal 8-9 di tiebreak penentu. Pukulan forehand Gauff yang melenceng membuat petenis Amerika itu kehilangan kesempatan emas untuk melaju ke final.
โRasanya luar biasa bisa berada di final. Ini pertarungan besar, seperti roller coaster,โ ujar Muchova yang masih terengah-engah usai pertandingan. โDalam 10 detik Anda punya match point, lalu Anda yang tertinggal. Tidak ada waktu untuk berpikir, sangat menegangkan. Saya bahkan tidak tahu apa yang saya katakan.โ
Kemenangan Muchova juga membuka peluang terciptanya final all-Czech di Wimbledon untuk pertama kalinya. Rekan senegaranya, Linda Noskova, akan menghadapi Marta Kostyuk dari Ukraina pada semifinal Kamis nanti. Jika Noskova menang, maka untuk keempat kalinya dalam lima tahun terakhir petenis Ceko akan mengangkat Venus Rosewater Dish, setelah Marketa Vondrousova (2023) dan Barbora Krejcikova (2024).
Muchova, yang memiliki alergi terhadap rumput dan harus mengonsumsi banyak obat untuk bisa bermain di lapangan hijau, justru tampil memukau dengan variasi pukulan yang sulit ditebak. Ia mematahkan servis Gauff di game ketiga dan kelima set pertama, menutup set dengan ace 111 mph. Namun, Gauff yang dikenal sebagai pejuang sejati tidak menyerah. Ia membutuhkan sembilan break point untuk akhirnya memecah servis Muchova di set kedua, lalu menyamakan kedudukan.
Set ketiga berlangsung sengit dengan kedua pemain saling beradu pukulan keras. Gauff sempat memiliki dua peluang break untuk unggul 5-4, tetapi Muchova mampu keluar dari tekanan. Di tiebreak, Muchova unggul 4-1 lalu 6-3, namun Gauff bangkit dan mencapai match point lebih dulu. Sayang, pukulan forehandnya yang gagal membuat petenis Ceko itu kembali bernapas lega. Muchova akhirnya menuntaskan perlawanan dengan voli menyilang yang memaksa Gauff melakukan kesalahan.
Bagi penggemar tenis Indonesia, pertandingan ini menjadi tontonan kelas dunia yang menunjukkan betapa tipisnya batas antara kemenangan dan kekalahan di level tertinggi. Muchova, yang sempat cedera panjang, kini berpeluang meraih gelar Grand Slam pertamanya. Akankah ia mampu mengatasi tekanan di final? Atau justru Noskova yang akan menjadi kejutan? Semua akan terjawab akhir pekan ini.



