Amorim Incar Gonçalo Ramos untuk Tumpuan Baru Lini Depan Milan
Baca dalam 60 detik
- Pelatih anyar AC Milan, Ruben Amorim, menjadikan penyerang PSG Gonçalo Ramos sebagai target utama perekrutan musim panas 2026.
- PSG membanderol Ramos dengan harga €40 juta, namun Milan berharap bisa menebusnya dengan skema pinjaman plus kewajiban beli.
- Jorge Mendes, agen yang juga mewakili Ramos, dipercaya menjadi kunci negosiasi antara kedua klub.

AC Milan resmi menunjuk Ruben Amorim sebagai pelatih baru dengan kontrak tiga tahun pada Selasa lalu. Langkah pertama sang arsitek asal Portugal itu di bursa transfer sudah mulai terlihat: ia mengincar Gonçalo Ramos, penyerang Paris Saint-Germain, sebagai prioritas utama untuk mengisi pos ujung tombak Rossoneri pada musim 2026-2027.
Menurut laporan Gazzetta dello Sport dan Tuttosport, Amorim telah menyusun daftar belanja pemain dan nama Ramos berada di urutan teratas. Kedua media Italia itu sepakat bahwa PSG membuka negosiasi dengan banderol sekitar €40 juta. Angka tersebut dinilai masih dalam jangkauan Milan, meskipun manajemen klub lebih menginginkan skema pinjaman dengan kewajiban pembelian yang baru berlaku pada 2027.
Faktor kunci dalam potensi transfer ini adalah sosok Jorge Mendes, super agen asal Portugal yang menangani karier Ramos. Menariknya, Mendes bukanlah perwakilan Amorim, melainkan agen dari sang pemain. Namun, kedekatan budaya dan hubungan personal antara ketiganya—sama-sama berasal dari Portugal—diharapkan bisa melicinkan jalan negosiasi. Gazzetta dan Tuttosport sama-sama menyoroti peran Mendes sebagai jembatan untuk meyakinkan PSG melepas Ramos dengan syarat yang menguntungkan Milan.
Selain Ramos, Tuttosport menyebutkan bahwa Darwin Núñez, mantan penyerang Liverpool yang kini membela Al-Hilal asuhan Simone Inzaghi, juga masuk dalam radar Milan. Namun, nama Ramos tetap menjadi prioritas karena kesesuaian taktik yang diyakini dimiliki pemain 23 tahun itu dengan skema permainan Amorim. Ramos dikenal sebagai penyerang modern yang mampu bermain sebagai target man sekaligus bergerak di ruang kosong, sesuatu yang hilang sejak kepergian Zlatan Ibrahimović.
Bagi pengamat sepak bola Italia, langkah ini menunjukkan ambisi Milan untuk segera kembali bersaing di papan atas Serie A dan Eropa. Amorim, yang sebelumnya sukses di Sporting CP dan sempat menangani Manchester United, diharapkan membawa filosofi permainan menekan dan transisi cepat. Kehadiran Ramos di lini depan bisa menjadi elemen penting dalam merealisasikan visi tersebut.
Di sisi lain, PSG tampaknya tidak keberatan melepas Ramos jika harga sesuai. Klub Prancis itu sedang dalam proses peremajaan skuad dan kemungkinan akan mendatangkan penyerang baru musim panas nanti. Negosiasi antara kedua klub diprediksi berlangsung alot, terutama karena Milan ingin meminimalkan pengeluaran tunai di awal.
Dengan jendela transfer musim panas yang masih beberapa bulan lagi, keputusan akhir akan sangat bergantung pada kemampuan Mendes merayu PSG dan kesiapan Milan menyusun paket finansial yang menarik. Akankah Ramos menjadi ujung tombak baru San Siro? Atau justru Núñez yang akan mengisi peran tersebut? Jawabannya akan terungkap dalam beberapa pekan ke depan.



