Proyek Ghost Recon Terbaru Ubisoft Dikabarkan Terancam Batal
Baca dalam 60 detik
- Project OVR, judul sementara Ghost Recon terbaru, gagal memenuhi target internal pada tahap alfa.
- Manajemen proyek telah dirombak setelah tenggat waktu yang tidak realistis dan perencanaan buruk.
- Karyawan Ubisoft Paris khawatir game akan dirombak total atau dibatalkan, dengan PHK tak terhindarkan.

Ubisoft kembali menghadapi badai besar. Setelah gelombang PHK dan penutupan dua studio baru-baru ini, kini kabar buruk datang dari lini produksi gim andalannya. Project OVR, nama kode untuk seri terbaru Ghost Recon, dilaporkan dalam kondisi kritis dan terancam dibatalkan.
Menurut laporan Insider Gaming yang dikutip oleh berbagai media, gim tersebut gagal memenuhi target internal pada fase alfa. Manajemen proyek langsung dirombak dalam upaya menyelamatkan pengembangan. Sumber internal menyebutkan bahwa masalah utama berasal dari โtenggat waktu yang tidak realistis serta perencanaan dan manajemen yang buruk.โ
Lebih lanjut, Ubisoft disebut menolak sejumlah proposal produksi alternatif yang diajukan tim. Beberapa pihak bahkan menuding direktur gim bertindak semaunya sendiri tanpa koordinasi yang memadai. Situasi ini memicu kekhawatiran di kalangan karyawan Ubisoft Paris, yang mulai berspekulasi bahwa proyek bisa dirombak total atau bahkan dibatalkan demi proyek lain jika perbaikan tidak segera terjadi.
Meskipun Ubisoft dikabarkan masih bertaruh besar pada Project OVR dan menganggap fondasinya โkuatโ, rumor pembatalan mulai merebak di kalangan internal. Jika situasi tidak membaik, PHK massal di studio Paris tampaknya tak bisa dihindari. Ini menjadi pukulan telak bagi Ubisoft yang tengah berjuang memulihkan reputasi setelah serangkaian kegagalan komersial dan kontroversi internal.
Bagi industri gim Indonesia, perkembangan ini menjadi pengingat akan pentingnya manajemen proyek yang realistis. Banyak pengembang lokal yang juga bergulat dengan tenggat ketat dan tekanan investor. Kasus Ubisoft bisa menjadi pelajaran bahwa ambisi besar tanpa perencanaan matang hanya akan berujung pada pemborosan sumber daya dan potensi kegagalan.
Pertanyaan besarnya: akankah Ubisoft mampu menyelamatkan salah satu waralaba paling ikoniknya, atau justru akan menguburnya demi menyelamatkan muka? Keputusan dalam beberapa bulan ke depan akan menentukan arah strategi perusahaan asal Prancis itu di tengah industri yang kian kompetitif.



