Putin Tolak Ajakan Bertemu Zelenskyy, Sebut 'Tak Ada Gunanya'
Baca dalam 60 detik
- Presiden Rusia Vladimir Putin menolak tawaran pertemuan langsung dari Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, menyebut surat terbuka Zelenskyy sebagai 'kasar'.
- Putin mengaitkan penolakan dengan serangan drone Ukraina di Luhansk yang menewaskan 21 orang, serta menekankan perlunya kesepakatan komprehensif, bukan gencatan senjata sementara.
- Dalam forum ekonomi St. Petersburg, Putin juga menyerukan arsitektur keuangan global baru yang bebas sanksi sepihak, seiring pergeseran menuju dunia multipolar.

Presiden Rusia Vladimir Putin secara tegas menolak usulan pertemuan tatap muka yang diajukan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, dengan alasan tidak melihat urgensi atau manfaat dari dialog langsung di tengah konflik yang telah berlangsung lebih dari empat tahun. Penolakan itu disampaikan Putin dalam sesi tanya jawab di Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg, Jumat (6/6/2025), sehari setelah Zelenskyy mengirimkan surat terbuka yang berisi kritik tajam terhadap kepemimpinan Putin selama 26 tahun.
Putin menyebut surat dari Zelenskyy sebagai “boorish” atau kasar, dan menilai isinya justru menghalangi terciptanya iklim yang kondusif untuk perundingan. “Apakah ini cara untuk menciptakan kondisi bagi pertemuan pribadi dan pembicaraan, atau justru menciptakan lingkungan yang membuat pertemuan pribadi menjadi mustahil? Saya pikir yang kedua,” ujar Putin. Ia mengungkapkan bahwa seorang pengusaha Rusia yang tidak disebutkan namanya telah menemui Zelenskyy di Kyiv bulan lalu untuk mendengar langsung tawaran pertemuan tersebut, namun hasilnya tetap nihil.
Penolakan ini juga dikaitkan Putin dengan serangan drone Ukraina pada 22 Mei lalu yang menghantam asrama mahasiswa di wilayah Luhansk yang dikuasai Rusia, menewaskan 21 orang dan melukai puluhan lainnya. Menurut Putin, insiden tersebut menjadi salah satu alasan mengapa pertemuan langsung saat ini tidak relevan. Di sisi lain, Putin kembali menolak seruan gencatan senjata segera dari Zelenskyy, dengan alasan Moskow menginginkan penyelesaian menyeluruh, bukan gencatan senjata sementara.
Dalam forum yang kerap disamakan dengan World Economic Forum di Davos tersebut, Putin juga melontarkan kritik terhadap dominasi ekonomi Barat. Ia menuduh negara-negara Barat merusak kepercayaan terhadap mata uang mereka sendiri melalui sanksi sepihak, termasuk pembekuan aset Rusia. “Sanksi dan pemblokiran cadangan sovereign Rusia telah berdampak permanen pada posisi mata uang internasional, dolar dan euro,” kata Putin. Ia menyerukan pembentukan arsitektur keuangan global yang lebih modern, fleksibel, dan bebas dari risiko larangan serta hambatan.
Pernyataan Putin itu muncul di tengah melambatnya ekonomi Rusia akibat perang dan sanksi. Pemerintah Rusia telah menaikkan pajak dan meningkatkan pinjaman domestik untuk mengendalikan defisit anggaran. Meski demikian, Putin meremehkan perlambatan tersebut dan menekankan stabilitas makroekonomi, termasuk utang negara yang jauh lebih rendah dibanding negara-negara Barat. Ia juga mengakui kerusakan akibat serangan drone Ukraina di wilayah Rusia dan berjanji akan memperkuat pertahanan udara.
Forum St. Petersburg tahun ini mencatat kehadiran sejumlah delegasi dari negara non-Barat, seperti Arab Saudi, Uzbekistan, Tanzania, dan wakil presiden China, menandai upaya Rusia untuk memperkuat poros “dunia multipolar”. Seorang pejabat AS, Rodney Mims Cook Jr., juga hadir untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun terakhir. Sementara itu, serangan drone Ukraina terhadap terminal minyak dan pangkalan angkatan laut di St. Petersburg terjadi beberapa jam sebelum forum dibuka, menambah ketegangan di tengah panggung diplomasi yang dingin.
Ke depan, pertanyaan terbesar adalah apakah ada celah bagi negosiasi damai di tengah sikap saling curiga dan kondisi di lapangan yang terus berubah. Dengan AS yang masih terfokus pada perang di Iran, dan Rusia yang bersikukuh pada “kesepakatan komprehensif” ala Anchorage, prospek pertemuan langsung antara Putin dan Zelenskyy tampaknya masih jauh dari kenyataan.


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8133417/original/067694300_1780985382-Solusi.jpg)