NetEase Dikabarkan Akan Jual Quantic Dream di Tengah Kekacauan Pengembangan Star Wars Eclipse
Baca dalam 60 detik
- NetEase dikabarkan berencana melepas studio pengembang Quantic Dream sebelum akhir tahun, setelah akuisisi senilai miliaran rupiah pada 2022.
- Penutupan Spellcasters Chronicles dan rencana PHK 95 karyawan menjadi sinyal kesulitan finansial dan operasional studio.
- Proyek ambisius Star Wars Eclipse masih dalam kekacauan pengembangan, memicu spekulasi tentang masa depan game tersebut.

Nasib studio pengembang gim asal Prancis, Quantic Dream, kembali menjadi sorotan setelah muncul kabar bahwa induk perusahaannya, NetEase, berencana melepas kepemilikan sebelum akhir tahun ini. Langkah tersebut diambil di tengah gejolak internal yang melanda studio yang dikenal lewat gim Detroit: Become Human tersebut.
Informasi ini pertama kali diungkap oleh jurnalis Insider Gaming, Mike Straw, dalam sebuah podcast. Menurut Straw, NetEase tengah menjajaki opsi penjualan Quantic Dream, meski belum ada pengumuman resmi dari kedua belah pihak. Keputusan ini dinilai mengejutkan mengingat NetEase baru mengakuisisi studio tersebut pada Agustus 2022 dengan nilai yang tidak diungkapkan, namun diperkirakan mencapai miliaran rupiah.
Kabar penjualan ini muncul tak lama setelah Quantic Dream mengumumkan penutupan gim terbarunya, Spellcasters Chronicles, yang akan menghentikan server pada 19 Juni mendatang. Penutupan ini diprediksi akan diikuti dengan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sekitar 95 karyawan. Langkah ini menjadi pukulan telak bagi studio yang sebelumnya dikenal dengan gim-gim naratif berkualitas tinggi.
Sementara itu, proyek ambisius Quantic Dream yang paling dinanti, Star Wars Eclipse, dilaporkan masih berada dalam kekacauan pengembangan. Gim yang diumumkan pada ajang The Game Awards 2021 ini belum menunjukkan perkembangan signifikan. Sumber internal menyebutkan bahwa proses produksi berjalan lambat dan tidak terarah, memicu kekhawatiran akan kelanjutan proyek tersebut. Jika NetEase benar-benar menjual Quantic Dream, masa depan Star Wars Eclipse menjadi tanda tanya besar.
Bagi industri gim Indonesia, situasi ini memberikan pelajaran berharga tentang risiko akuisisi besar-besaran oleh perusahaan asing. Beberapa studio gim lokal yang bekerja sama dengan penerbit global mungkin perlu mewaspadai potensi restrukturisasi serupa. Selain itu, kekacauan pengembangan Star Wars Eclipse juga menjadi pengingat bahwa proyek berskala besar tidak selalu berjalan mulus, bahkan bagi studio ternama sekalipun.
Hingga berita ini diturunkan, NetEase maupun Quantic Dream belum memberikan pernyataan resmi. Publik pun bertanya-tanya: akankah Star Wars Eclipse tetap dirilis, atau justru menjadi proyek yang terbengkalai? Keputusan NetEase dalam beberapa bulan ke depan akan menjadi penentu.



