NVIDIA Rilis Beta ShadowPlay: Rekam 4K 240 FPS Tanpa Software Tambahan
Baca dalam 60 detik
- NVIDIA menghadirkan fitur perekaman 4K 240 FPS melalui pembaruan beta aplikasi PC-nya, khusus untuk GPU RTX 40 dan RTX 50 dengan dual NVENC.
- Kartu grafis dengan satu encoder tetap bisa merekam 1440p pada 240 FPS, menghilangkan ketergantungan pada aplikasi pihak ketiga.
- Pembaruan ini bisa diakses dengan mengaktifkan opsi Early Access di menu Settings > About pada NVIDIA App.

NVIDIA resmi meluncurkan versi beta terbaru dari aplikasi PC mereka yang membawa peningkatan signifikan pada fitur ShadowPlay. Kini, pengguna kartu grafis kelas atas dapat merekam gameplay dalam resolusi 4K pada kecepatan 240 frame per detik (FPS) tanpa perlu mengandalkan perangkat lunak tambahan.
Pembaruan ini secara khusus menyasar pemilik GPU seri RTX 40 dan RTX 50 yang dibekali dua encoder NVENC. Dengan konfigurasi tersebut, proses perekaman beresolusi tinggi dan frame rate tinggi dapat berjalan mulus tanpa membebani kinerja sistem secara berlebihan. Sementara itu, pengguna dengan GPU yang hanya memiliki satu encoder tetap bisa menikmati perekaman 1440p pada 240 FPS, sebuah peningkatan yang tetap signifikan dibandingkan standar sebelumnya.
Langkah NVIDIA ini menjadi angin segar bagi para kreator konten dan gamer yang selama ini harus menginstal aplikasi pihak ketiga seperti OBS Studio atau Action! untuk mendapatkan kualitas rekaman serupa. Dengan integrasi langsung ke dalam ekosistem NVIDIA, pengguna tidak hanya mendapatkan kemudahan akses, tetapi juga optimasi performa yang lebih baik karena perekaman dilakukan langsung oleh hardware khusus.
Bagi pengguna di Indonesia, pembaruan ini memiliki implikasi menarik. Dengan semakin banyaknya gamer dan streamer Tanah Air yang beralih ke GPU generasi terbaru, kemampuan merekam langsung dari aplikasi resmi dapat menekan biaya produksi konten. Tidak perlu lagi membeli lisensi software tambahan atau menghadapi kendala kompatibilitas. Namun, perlu dicatat bahwa fitur ini baru tersedia dalam versi beta, sehingga mungkin masih ada bug atau keterbatasan tertentu yang perlu disempurnakan sebelum dirilis secara stabil.
Untuk mengakses pembaruan ini, pengguna cukup membuka aplikasi NVIDIA, masuk ke menu Settings, pilih About, lalu centang kotak Early Access pada bagian yang tersedia. Setelah itu, pembaruan beta akan otomatis terunduh dan siap digunakan. NVIDIA juga mengingatkan bahwa fitur eksperimental ini mungkin belum sepenuhnya stabil, sehingga disarankan untuk tidak menggunakannya pada sistem produksi utama.
Ke depan, langkah NVIDIA ini diprediksi akan mendorong para pesaing seperti AMD untuk menghadirkan fitur serupa. Pertanyaannya, apakah para pengembang game dan kreator konten di Indonesia akan segera beralih sepenuhnya ke solusi bawaan ini, atau tetap setia pada aplikasi pihak ketiga yang sudah lebih dulu matang? Waktu yang akan menjawab.



