Waisak di Bali: Polda Turun Tangan Jaga Harga Pangan, Tak Ada Temuan Curang
Baca dalam 60 detik
- Polda Bali melalui Satgas Saber Pangan memantau harga bahan pokok di pasar tradisional Denpasar saat perayaan Waisak, memastikan tidak ada praktik penimbunan atau permainan harga.
- Hasil pengawasan menunjukkan harga dan stok pangan dalam kondisi normal, mencerminkan sinergi antara aparat, pemerintah daerah, dan pelaku usaha di Bali.
- Pengawasan akan diperketat secara berkelanjutan; pelanggaran distribusi pangan akan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku.
Di tengah perayaan Hari Raya Waisak yang khidmat, Kepolisian Daerah Bali memastikan tidak ada celah bagi spekulan yang ingin mengacaukan harga bahan pokok. Tim Satuan Tugas Saber Pangan Polda Bali melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah pasar tradisional di Kota Denpasar pada Minggu (31/5/2026) guna menjamin stabilitas harga dan ketersediaan barang bagi masyarakat.
Pengawasan yang dilakukan secara rutin ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mengawal ketahanan pangan nasional. Kepala Satgas Saber Pangan Polda Bali menegaskan bahwa pihaknya berkolaborasi dengan instansi terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali untuk memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar tanpa distorsi. โKami tidak hanya memantau, tetapi juga memberikan edukasi kepada pedagang dan konsumen agar bersama-sama menjaga kewajaran harga,โ ujar perwakilan tim di lapangan.
Pasar tradisional menjadi fokus utama karena merupakan barometer harga riil bagi masyarakat. Dari hasil pemantauan di beberapa lokasi, tim tidak menemukan indikasi penimbunan, permainan harga, atau penyimpangan distribusi. Harga komoditas seperti beras, minyak goreng, gula, dan telur terpantau stabil dan sesuai dengan harga acuan yang ditetapkan pemerintah. Stok barang pun dinyatakan aman untuk memenuhi kebutuhan warga selama libur panjang Waisak dan Iduladha.
Langkah preventif ini menjadi penting mengingat momen hari besar keagamaan seringkali dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk menaikkan harga secara tidak wajar. Polda Bali berjanji akan terus mengintensifkan pengawasan di seluruh wilayah Bali. Jika ditemukan praktik curang seperti penimbunan atau manipulasi distribusi, aparat akan bertindak profesional dan transparan sesuai hukum yang berlaku.
Bagi masyarakat Indonesia, khususnya di Bali, stabilitas harga pangan bukan sekadar soal angka, melainkan berkaitan langsung dengan daya beli dan kesejahteraan. Kehadiran Polri sebagai mitra masyarakat dalam menjaga stabilitas ekonomi diharapkan mampu menciptakan iklim usaha yang kondusif serta melindungi konsumen dari praktik spekulatif. Ke depan, pertanyaan yang mengemuka adalah seberapa efektif pengawasan ini dapat diperluas ke daerah-daerah lain di Indonesia yang rawan fluktuasi harga pangan saat hari besar.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3188074/original/076513400_1595483838-20200723-Operasi-Patuh-Jaya-2020-di-Jalan-Letjen-Suprapto-Jakpus-FANANI-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5313459/original/034909400_1755001147-Screenshot_2025-08-12_184917.jpg)

