Iduladha di Karebosi: Ribuan Warga Makassar Shalat Bersama Pemkot, Appi Serukan Kebersamaan
Baca dalam 60 detik
- Ribuan warga dan pejabat Pemkot Makassar menggelar shalat Iduladha 1447 H di Lapangan Karebosi dengan suasana khidmat.
- Wali Kota Munafri Arifuddin dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham menekankan nilai keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian sosial dalam sambutannya.
- Momentum Iduladha dijadikan ajang memperkuat kolaborasi dan persatuan warga untuk mendukung pembangunan kota.

Lapangan Karebosi, Makassar, menjadi lautan manusia saat ribuan warga memadati lokasi untuk melaksanakan shalat Iduladha 1447 Hijriah, Rabu (27/5) pagi. Ibadah yang berlangsung sejak pukul 06.40 WITA itu berjalan tertib dan penuh kehangatan, dihadiri langsung oleh Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin beserta jajaran Forkopimda.
Kehadiran pemimpin kota bersama warga menjadi simbol kebersamaan yang ingin ditekankan dalam perayaan tahun ini. Tak hanya Wali Kota, Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham dan Ketua TP PKK Melinda Aksa juga turut membaur di antara jemaah. Suasana kekeluargaan terasa kental ketika para pejabat berdiri sejajar dengan masyarakat dari berbagai penjuru kota.
Panitia menunjuk Ketua Umum DPP IMMIM, Muhammad Ishaq Samad, sebagai khatib, sementara Ustaz Dwi Cahya Oktianto memimpin shalat. Kehadiran tokoh agama dan mantan wali kota Makassar menambah khidmat acara. Bagi warga, momen ini bukan sekadar ritual tahunan, melainkan ajang mempererat tali silaturahmi lintas elemen.
Dalam sambutannya, Munafri Arifuddin yang akrab disapa Appi menekankan bahwa Idul Adha bukanlah sekadar ibadah ritual. Ia mengajak warga memaknai hari raya kurban sebagai momentum memperkuat nilai keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian sosial. "Setiap pengorbanan dan ibadah kurban membawa keberkahan, meningkatkan ketakwaan, serta mempererat tali silaturahmi di tengah masyarakat," ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (28/5).
Appi mengingatkan keteladanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS sebagai cerminan ketaatan mutlak kepada Allah SWT. Nilai-nilai itu, menurutnya, harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam menjaga persatuan dan memperkuat kolaborasi antarwarga. "Saya selalu mengajak seluruh masyarakat Kota Makassar untuk terus membangun kebersamaan, membangun kolaborasi bersama-sama, dan mendukung proses pembangunan yang ada di Kota Makassar," tegasnya.
Senada dengan Appi, Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham menambahkan bahwa Idul Adha mengajarkan tentang keikhlasan dan pengorbanan yang harus dihadirkan dalam keluarga dan masyarakat. "Idul Adha bukan hanya tentang ibadah kurban, tetapi juga tentang bagaimana kita menumbuhkan rasa empati, memperkuat solidaritas, dan saling berbagi kepada sesama," ujarnya. Aliyah berharap semangat kebersamaan ini terus terjaga sebagai kekuatan membangun kehidupan sosial yang harmonis di Makassar.
Di tengah hiruk-pikuk pembangunan kota, momen Iduladha menjadi pengingat bahwa nilai-nilai spiritual dan sosial harus berjalan beriringan. Pertanyaannya, mampukah semangat kebersamaan yang tercipta di Karebosi ini bertahan melampaui hari raya, menjadi modal sosial untuk menghadapi tantangan urban yang kian kompleks?



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7473748/original/075472300_1780246716-IMG-20260531-WA0007.jpg)