Persija Jakarta Tutup Musim dengan Kemenangan Telak 3-0 atas Semen Padang, Laga Diwarnai Insiden Flare
Baca dalam 60 detik
- Persija Jakarta mengalahkan Semen Padang 3-0 di Jakarta International Stadium pada laga pamungkas BRI Super League 2025/2026, Sabtu (23/5).
- Dua gol Gustavo Almeida dan satu gol Maxwell Souza memastikan Persija finis di peringkat ketiga dengan 68 poin, sementara Semen Padang terdegradasi di posisi ke-17.
- Laga sempat dihentikan sementara akibat asap tebal dari flare yang dinyalakan suporter Jakmania, namun tidak mengubah hasil akhir pertandingan.
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/6718868/original/042107000_1779535071-20260523AA_Persija_Jakarta_vs_Semen_Padang-11.jpg)
Persija Jakarta menutup perjalanan mereka di BRI Super League 2025/2026 dengan kemenangan meyakinkan 3-0 atas Semen Padang dalam laga yang digelar di Jakarta International Stadium (JIS), Sabtu (23/5/2026) sore WIB. Meski tanpa beban berarti bagi kedua tim, pertandingan ini menyajikan aksi ofensif yang menarik serta insiden kontroversial akibat ulah suporter.
Gol pembuka Persija tercipta pada menit ke-29 melalui aksi Gustavo Almeida yang memanfaatkan umpan matang dari Fabio Silva. Keunggulan 1-0 bertahan hingga turun minum. Memasuki babak kedua, Almeida kembali menjadi momok bagi pertahanan Semen Padang dengan mencetak gol keduanya melalui titik putih pada menit ke-58. Persija kemudian mengunci kemenangan menjadi 3-0 setelah Maxwell Souza menjebol gawang lawan pada menit ke-68, memanfaatkan assist dari Rayhan Hannan.
Namun, kemenangan Persija sedikit ternoda oleh aksi Jakmania yang menyalakan flare di tribun. Kepulan asap tebal sempat mengganggu jalannya pertandingan, sehingga wasit memutuskan untuk menghentikan laga sementara. Setelah situasi kondusif, pertandingan dilanjutkan tanpa ada tambahan gol, meskipun Persija masih memiliki beberapa peluang yang berhasil digagalkan kiper Semen Padang, Rendy Oscario.
Insiden flare ini kembali menyoroti masalah perilaku suporter di sepak bola Indonesia. Meskipun antusiasme Jakmania patut diapresiasi, penggunaan kembang api di dalam stadion jelas melanggar regulasi dan membahayakan keselamatan. Pihak penyelenggara diharapkan dapat mengevaluasi pengamanan untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
Bagi Semen Padang, kekalahan ini menjadi penutup musim yang pahit. Tim berjuluk Kabau Sirah itu sudah dipastikan turun kasta sebelum laga ini berlangsung. Mereka harus segera berbenah jika ingin kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Sementara itu, Persija dapat berbangga hati dengan finis di posisi ketiga, meskipun masih ada pekerjaan rumah untuk bersaing di papan atas secara konsisten.



