Manchester United Gencar Buru Duet Gelandang: Ederson dan Mateus Fernandes Jadi Target Utama
Baca dalam 60 detik
- Manchester United dikabarkan telah melakukan pendekatan untuk merekrut gelandang Atalanta, Ederson, yang disebut sebagai gelandang bertahan terkuat di dunia.
- Selain Ederson, Setan Merah juga melayangkan tanya kepada West Ham United untuk Mateus Fernandes yang dibanderol Β£80 juta, meski klub London itu terdegradasi.
- Kedatangan dua gelandang ini diyakini bisa menjadi fondasi lini tengah baru MU bersama Bruno Fernandes dan Kobbie Mainoo, menggantikan peran Casemiro yang hengkang.

Manchester United tidak membuang waktu dalam mempersiapkan bursa transfer musim panas. Klub asuhan Michael Carrick dikabarkan tengah aktif menjajaki beberapa nama untuk memperkuat lini tengah, dengan prioritas utama pada Ederson dari Atalanta dan Mateus Fernandes dari West Ham United.
Menurut laporan yang beredar, INEOS selaku pemilik klub optimistis dapat mengamankan tanda tangan Ederson dalam beberapa pekan ke depan. Gelandang asal Brasil berusia 26 tahun itu disebut-sebut menolak pendekatan dari klub peminat lain. Mantan rekan setimnya, Damiano Er Faina, bahkan menjuluki Ederson sebagai "gelandang bertahan terkuat di dunia". Potensi transfer ini dinilai krusial mengingat Casemiro dijadwalkan hengkang ke Inter Miami pada musim panas nanti.
Selain Ederson, Manchester United juga telah melayangkan pertanyaan resmi kepada West Ham United terkait Mateus Fernandes. Gelandang asal Portugal ini menjadi salah satu pemain muda paling bersinar di Premier League musim ini, meskipun The Hammers harus terdegradasi. Daily Mail melaporkan bahwa Arsenal dan Paris Saint-Germain juga memantau situasinya. West Ham mematok harga Β£80 juta, namun MU berharap bisa menegosiasikan angka yang lebih rendah mengingat status klub yang sudah turun kasta.
Mateus Fernandes bergabung dengan West Ham dari Southampton setelah degradasi klub tersebut pada 2024/25. Kini, ia kembali mengalami degradasi, tetapi kualitas individunya tetap diakui. Pengamat sepak bola Joost van der Leij menyebutnya sebagai "superstar". Statistik menunjukkan ia adalah gelandang agresif yang mampu memutus serangan lawan sekaligus membangun serangan dengan umpan-umpan terukur. Kemampuan membawa bola ke area berbahaya menjadi nilai tambah yang langka.
Beberapa pihak menilai Mateus Fernandes bahkan bisa menjadi talenta yang lebih besar ketimbang Kobbie Mainoo. Mainoo sendiri mulai bangkit di bawah asuhan Carrick setelah sebelumnya tersisih pada era Ruben Amorim. Namun, lini tengah MU masih membutuhkan tambahan kreativitas dan daya gedor, terutama setelah Bruno Fernandes lebih sering bermain sebagai penyerang lubang. Kehadiran Ederson dan Mateus Fernandes diharapkan bisa memberikan keseimbangan antara pertahanan dan serangan.
Jika kedua transfer ini terealisasi, Manchester United diprediksi akan memiliki salah satu lini tengah paling kompetitif di Premier League musim depan. Kombinasi antara pengalaman Ederson, energi Mateus Fernandes, serta kreativitas Bruno Fernandes dan kebangkitan Mainoo bisa menjadi fondasi untuk bersaing di papan atas. Meski terlihat ambisius, langkah ini menunjukkan keseriusan INEOS dalam membangun kembali kejayaan klub.



