Modernisasi Pertanian: Presiden Prabowo Sopiri Traktor Pemanen dalam Panen Raya Jagung Serentak di Tuban
Baca dalam 60 detik
- Presiden Prabowo memimpin Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II 2026 di Tuban dan menyopiri langsung traktor pemanen.
- Total luas panen nasional mencapai 189.760 hektare dengan potensi hasil sebesar 1,23 juta ton jagung.
- Indonesia resmi mengekspor 100 ton jagung ke Malaysia melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Jagoi Babang, Kalimantan Barat.

Presiden Prabowo Subianto menunjukkan komitmen totalnya terhadap modernisasi agraria dengan turun langsung memimpin jalannya **Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026** di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, pada Sabtu, 16 Mei 2026. Dalam aksi tersebut, Kepala Negara menarik perhatian publik dengan mengendarai sendiri traktor modern jenis Combine Corn Harvester di tengah hamparan lahan pertanian.
Capaian Angka dan Skala Panen Raya Nasional:
- Skala Nasional: Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo melaporkan panen serentak kuartal II ini dilakukan di atas total lahan seluas 189.760 hektare di seluruh Indonesia dengan potensi hasil mencapai 1,23 juta ton jagung.
- Fokus Lahan Tuban: Khusus di Kabupaten Tuban, panen dilakukan di atas 101,5 hektare lahan perhutanan sosial yang dikelola oleh empat kelompok (KTH Wonolestari, LMDH Jenggolomanik, LMDH Wonomoyo, dan lahan PT Semen Indonesia) dengan potensi hasil 609 ton.
- Penyerapan Bulog: Seluruh hasil panen jagung dari Tuban akan langsung dikirim ke gudang Bulog untuk memperkuat cadangan pangan pemerintah dan menjaga stabilitas harga pakan.
Peluang Pasar Internasional & Jalur Ekspor New Normal
Selain memperkuat ketahanan domestik, panen raya kali ini menjadi tonggak penting keberhasilan komoditas lokal menembus pasar regional lewat jalur darat perbatasan.
| Target Negara Tujuan | Volume & Teknis Pengiriman Logistik (Mei 2026) |
|---|---|
| Malaysia | Sebanyak 100 ton jagung dari total hasil panen nasional dipastikan langsung diekspor ke negara tetangga. |
| Pos Lintas Batas | Proses pengiriman komoditas ekspor dilakukan via jalur darat melalui perbatasan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat. |
| Dampak Ekonomi | Membuka keran devisa baru sektor agraris sekaligus membuktikan kualitas jagung Indonesia memenuhi standar pangan internasional. |
"Kegiatan panen raya jagung serentak ini menjadi salah satu langkah konkret pemerintah dalam memperkuat swasembada pangan nasional, meningkatkan produktivitas pertanian, serta membuka peluang pasar ekspor bagi hasil bumi Indonesia," tulis laporan resmi BPMI Setpres.
Kehadiran jajaran petinggi negara, unsur TNI-Polri, serta kelompok tani dalam agenda ini menegaskan adanya sinergi pengamanan jalur logistik pangan dari hulu ke hilir. Langkah Presiden yang mempromosikan mekanisasi mesin pemanen diharapkan memicu transformasi mekanisasi massal di tingkat desa, sehingga efisiensi waktu panen meningkat dan menekan biaya operasional para petani. Penguatan kelembagaan melalui korporasi petani dan koperasi juga ditargetkan mampu meningkatkan posisi tawar komoditas lokal di pasar global.



