Tragedi di Bangli: Balita 4 Tahun Meninggal Dunia Diduga Akibat Serangan Tiga Ekor Anjing Liar
Baca dalam 60 detik
- Balita berumur 4 tahun di Bangli tewas akibat serangan tiga anjing liar di jalur pendakian Gunung Batur.
- Kejadian berlangsung saat hujan deras, sehingga teriakan korban tidak terdengar oleh ibunya yang sedang mandi.
- Korban mengalami perdarahan hebat karena luka gigitan di wajah dan leher.

Seorang balita berusia empat tahun berinisial Ni Made Sukma Diatmika di Desa Songan, Bangli, Bali, meninggal dunia setelah diduga diserang oleh kawanan anjing liar. Insiden ini terjadi di jalur pendakian Gunung Batur saat kondisi cuaca sedang hujan deras, yang mengakibatkan suara teriakan korban tidak terdengar.
Kronologi Kejadian:
- Waktu Kejadian: Senin (27/4/2026) sekitar pukul 16.30 Wita.
- Lokasi: Di depan warung milik ibu korban di jalur pendakian Gunung Batur, Banjar Ulun Danu.
- Situasi Awal: Korban baru selesai dimandikan dan sedang bermain di depan warung saat ibunya pergi mandi selama 10 menit.
- Kondisi Cuaca: Hujan deras melanda lokasi, sehingga teriakan minta tolong korban tidak terdengar oleh sang ibu maupun warga sekitar.
Detail Serangan dan Kondisi Medis
Berdasarkan keterangan saksi, korban diduga dikerubungi oleh sekitar tiga ekor anjing liar, di mana salah satunya terlihat berbulu putih. Serangan tersebut menyebabkan luka robek serius yang fatal bagi korban.
| Aspek Pemeriksaan | Hasil Medis / Keterangan |
|---|---|
| Luka Fisik | Luka robek luas di bagian leher dan wajah akibat gigitan hewan. |
| Penyebab Kematian | Perdarahan masif dan henti jantung. |
| Penanganan Medis | Sempat dilakukan resusitasi jantung di IGD RSUD Bangli pukul 18.05 Wita. |
| Waktu Kematian | Dinyatakan meninggal dunia pada pukul 18.20 Wita. |
"Sehabis mandi, ibunya sudah melihat anaknya terkapar di depan warung yang saat itu sudah ada anjing di sampingnya," jelas I Dewa Gede Oka Darsana, Plt Kepala Dinas Kesehatan Bangli.
Respon Pemerintah dan Tindakan Lanjut
Menanggapi insiden memilukan ini, pemerintah daerah melalui Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP2) Bangli telah melakukan tindakan eliminasi terbatas terhadap sembilan ekor anjing liar di sekitar lokasi kejadian atas permintaan masyarakat. Jenazah korban telah dimakamkan di Setra Desa Songan pada Senin malam pukul 22.00 Wita.



