Saluran TV Italia La7 Lakukan Klaim Hak Cipta Palsu pada Video Pengumuman Nvidia DLSS 5
Baca dalam 60 detik
- Video pengumuman Nvidia DLSS 5 sempat diblokir dari YouTube karena mendapat klaim hak cipta palsu dari saluran televisi Italia, La7.
- Sistem otomatis Content ID juga menyerang para kreator konten game yang menggunakan cuplikan tersebut, padahal mereka mengunggahnya lebih dulu daripada siaran TV La7.
- Setelah diprotes keras selama beberapa jam, La7 akhirnya mencabut klaim hak cipta tersebut sehingga video Nvidia dan para kreator kembali normal.

Video pengumuman resmi Nvidia mengenai DLSS 5 di YouTube sempat menghilang dan diblokir akibat klaim hak cipta dari saluran televisi asal Italia, La7. Insiden salah sasaran ini tidak hanya menimpa saluran resmi Nvidia, tetapi juga berdampak pada banyak kreator konten yang menggunakan cuplikan video tersebut untuk liputan mereka.
Fakta Kunci Insiden Hak Cipta Nvidia DLSS 5:
- Kronologi Kejadian: Nvidia merilis video DLSS 5 pada 16 Maret. La7 kemudian menggunakan cuplikan tersebut pada siaran 4 April, yang berujung pada sistem Content ID mengklaim hak cipta atas video asli Nvidia dan para kreator konten.
- Reaksi Kreator: Kreator seperti Destin Legarie dan Scrubings melayangkan protes karena video yang mereka unggah lebih dulu justru terkena klaim (copyright strike) dari La7.
- Penyelesaian: Setelah beberapa jam menuai protes, pihak La7 akhirnya melunak dan membebaskan semua video yang disengketakan tersebut.
Insiden ini semakin memperkeruh suasana seputar peluncuran DLSS 5 yang sedari awal sudah memicu kontroversi. Pengumuman alat berbasis AI generatif yang direncanakan rilis akhir tahun ini tersebut menuai kritik pedas dari komunitas gamer. Banyak sumber menyebutkan bahwa DLSS 5 pada dasarnya hanyalah filter AI generatif dengan kontrol internal yang sangat terbatas untuk saat ini.
"Klaim Content ID dibuat secara otomatis ketika konten Anda cocok dengan video lain di sistem kami. Langkah selanjutnya adalah menunggu pihak yang mengklaim merespons dalam waktu 30 hari," tulis akun TeamYouTube yang memberikan respons standar otomatis dan mengabaikan fakta bahwa video sumber aslinya pun ikut diklaim.
Dampak Insiden Klaim Hak Cipta La7
| Pihak Terdampak | Keterangan & Situasi Terkini |
|---|---|
| Nvidia | Video aslinya sempat diblokir. Kini sudah dipulihkan dan dapat diakses secara global, meskipun ekstensi pihak ketiga menunjukkan bahwa video tersebut mendapat jauh lebih banyak dislike daripada like. |
| Kreator Konten | Saluran mereka terancam teguran hak cipta dan monetisasi tertahan sementara sebelum akhirnya La7 mencabut seluruh klaim tersebut. |
| La7 (Saluran TV) | Mencabut klaim tanpa pernyataan resmi. Belum diketahui apakah ini murni kesalahan sistem otomatis (Content ID), kecerobohan karyawan, atau kesengajaan. |
Hingga saat ini, baik pihak Nvidia maupun saluran La7 belum merilis pernyataan resmi apa pun terkait kekacauan sistem hak cipta tersebut.



