Infrastruktur Data Jadi Tulang Punggung Ekonomi Digital di Era AI, Lonjakan Transaksi Lebaran Jadi Uji Coba
Baca dalam 60 detik
- OceanBase menilai lonjakan transaksi selama Ramadhan dan Lebaran menjadi tolok ukur ketangguhan infrastruktur data Indonesia.
- Platform distributed database modern diperlukan untuk mendukung efisiensi pengolahan data skala besar, terutama di sektor fintech.
- Adopsi teknologi pengolahan data berkualitas tinggi menjadi kunci mendorong pertumbuhan bisnis di era kecerdasan buatan.

Lonjakan volume transaksi selama periode libur Lebaran dan Ramadhan tahun ini menjadi momentum strategis untuk menguji ketahanan infrastruktur dan sistem pengolahan data di Indonesia. Hal ini disampaikan oleh Head of APAC Solutions Engineering & India Business OceanBase, Bhanu Jamwal, dalam sebuah diskusi yang menyoroti peran vital infrastruktur data dalam mendukung ekonomi digital di era kecerdasan buatan (AI).
Menurut Jamwal, momen puncak transaksi seperti Lebaran memberikan tekanan tinggi pada sistem database yang harus mampu menangani lonjakan permintaan secara real-time tanpa gangguan. OceanBase, sebagai platform distributed database, menawarkan solusi yang dirancang untuk melayani kebutuhan fintech dan sektor lainnya dalam mengolah data berskala besar dengan efisien, didukung oleh arsitektur cloud yang tangguh.
Peran infrastruktur data semakin krusial seiring dengan meningkatnya adopsi AI di berbagai sektor. Tanpa sistem pengolahan data yang mumpuni, potensi AI tidak dapat terealisasi sepenuhnya. Jamwal menambahkan bahwa Indonesia memiliki peluang besar untuk mempercepat transformasi digital dengan membangun fondasi data yang solid, terutama di tengah lonjakan transaksi digital yang terus meningkat setiap tahunnya.
Ke depan, kolaborasi antara penyedia teknologi seperti OceanBase dengan pelaku industri lokal diyakini akan semakin memperkuat ekosistem ekonomi digital Indonesia. Infrastruktur data yang andal bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan mutlak bagi perusahaan yang ingin bersaing di era AI.



