Seskab Teddy: Presiden Prabowo Perintahkan Evakuasi Cepat Warga Terdampak di Bitung, Ternate, dan Batang Dua
Baca dalam 60 detik
- Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan evakuasi cepat dan tanggap darurat bagi warga terdampak bencana di Kota Bitung, Kota Ternate, dan Pulau Batang Dua.
- Seskab Teddy Indra Wijaya menyatakan bahwa tim gabungan dari BNPB, TNI, Polri, dan Pemda langsung diterjunkan setelah Presiden menerima laporan pagi hari.
- Pemerintah pusat telah menjalin koordinasi langsung dengan Gubernur Sulawesi Utara dan Maluku Utara, seraya mengimbau warga agar tidak kembali ke bangunan terdampak demi keselamatan.

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, langsung bergerak cepat merespons situasi tanggap darurat yang terjadi di Provinsi Sulawesi Utara dan Maluku Utara. Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa Kepala Negara telah menginstruksikan percepatan evakuasi, khususnya bagi warga di Kota Bitung, Kota Ternate, dan Pulau Batang Dua.
Instruksi ini dikeluarkan setelah Presiden menerima laporan dari Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sejak pagi hari. Menindaklanjuti arahan tersebut, tim gabungan yang terdiri dari unsur BNPB, TNI, Polri, dan pemerintah daerah langsung terjun ke lokasi untuk melakukan asesmen dan evakuasi guna memastikan keselamatan masyarakat terdampak.
Fakta Instruksi Evakuasi Darurat Presiden:
- Wilayah Terdampak: Provinsi Sulawesi Utara (Kota Bitung) dan Maluku Utara (Kota Ternate, Pulau Batang Dua).
- Instruksi Presiden: Evakuasi warga secepat mungkin dan prioritaskan keselamatan masyarakat.
- Tim Gabungan: Tim Reaksi Cepat BNPB, Aparat TNI/Polri, dan Pemda setempat.
- Status Petinggi Daerah: Pemerintah Pusat telah berkoordinasi langsung dengan Gubernur Malut Sherly Tjoanda dan Gubernur Sulut Yulius Selvanus.
Sebagai bentuk kehadiran nyata negara di tengah situasi kritis, Kepala BNPB juga langsung bertolak memimpin penanganan di Sulawesi Utara, sementara tim khusus lainnya dikerahkan ke Maluku Utara. Seskab Teddy menegaskan bahwa pemerintah menerapkan satu komando untuk memastikan seluruh proses penanganan berjalan efektif, terkoordinasi, dan tepat sasaran.
"Bapak Presiden pagi-pagi sekali sudah menerima laporan dan langsung memerintahkan seluruh aparat serta tim BNPB untuk secepat mungkin mengevakuasi warga terdampak. Ini adalah wujud prinsip bahwa negara harus hadir secepat mungkin di saat rakyat membutuhkan." - Seskab Teddy Indra Wijaya.
Langkah Tanggap Darurat Pemerintah Pusat dan Daerah
| Tindakan | Pelaksana |
|---|---|
| Instruksi Cepat & Komando Puncak | Presiden Prabowo Subianto |
| Koordinasi Penanganan Lapangan | Kepala BNPB (Hadir di Sulut), TNI, Polri |
| Komunikasi Antar-Lembaga | Seskab Teddy Indra Wijaya |
| Pencegahan Korban Lanjutan | Imbauan pelarangan warga beraktivitas di bangunan terdampak |
Selain upaya evakuasi, pemerintah juga mengimbau seluruh masyarakat di lokasi terdampak untuk tetap waspada. Kepala BNPB telah menegaskan larangan bagi warga untuk kembali atau beraktivitas di gedung-gedung yang terdampak sebelum pihak berwenang menyatakan kondisi benar-benar aman.



