Oscar De La Hoya Menyesal Jual 'Ring Magazine' ke Turki Alalshikh: Integritasnya Sudah Hancur!
Baca dalam 60 detik
- Penyesalan De La Hoya: Mantan petinju dan promotor Oscar De La Hoya mengaku sangat menyesal telah menjual majalah legendaris Ring Magazine kepada Turki Alalshikh pada 2024 lalu.
- Integritas Hancur: Ia menuding di bawah kepemimpinan baru majalah tinju berusia lebih dari 100 tahun tersebut telah kehilangan seluruh objektivitasnya dan hanya menjadi alat propaganda bisnis.
- Siklus Berulang: Ironisnya saat De La Hoya membeli majalah tersebut pada 2007 ia juga kerap menerima kritik dan tuduhan serupa karena dianggap menguntungkan petarung dari promotor miliknya sendiri.

Legenda tinju dunia sekaligus pemilik Golden Boy Promotions, Oscar De La Hoya, secara terbuka mengungkapkan penyesalan mendalamnya usai menjual majalah tinju ikonik Ring Magazine kepada promotor Zuffa Boxing, Turki Alalshikh, pada tahun 2024 lalu.
Ring Magazine bukanlah sekadar media cetak biasa. Majalah ini telah berdiri sejak 1922 dan merilis daftar peringkat petinju sejak 1924, menjadikannya salah satu tolok ukur paling suci dan independen di dunia tinju. Terutama ketika banyak badan sanksi dan organisasi tinju terpecah, gelar dan peringkat pound-for-pound dari The Ring selalu dianggap sebagai pengakuan mutlak atas siapa petarung terbaik yang sesungguhnya.
- Tahun Berdiri: Terbit perdana 1922 (merilis peringkat sejak 1924).
- Era De La Hoya: Dibeli oleh Golden Boy Promotions pada 2007.
- Era Turki Alalshikh: Resmi diakuisisi oleh Alalshikh (Zuffa Boxing) pada 2024.
- Akar Konflik: Di bawah kepemilikan baru, majalah tersebut dituduh sarat konflik kepentingan karena dianggap mengistimewakan petinju-petinju di bawah naungan Zuffa Boxing.
Dalam wawancaranya bersama jurnalis kondang Ariel Helwani, De La Hoya secara terang-terangan melontarkan kekecewaannya. Ia menuding bahwa objektivitas yang dibangun selama lebih dari satu abad kini telah runtuh di bawah kepemimpinan baru. De La Hoya mengaku salah sangka, ia awalnya percaya bahwa Alalshikh memiliki kepedulian tulus untuk menjaga integritas sejarah olahraga tinju.
Namun, kritik tajam De La Hoya ini tak lepas dari sorotan tajam publik dan pengamat media olahraga. Sejarah mencatat bahwa saat De La Hoya mengakuisisi Ring Magazine pada tahun 2007, ia juga menerima tuduhan serupa dari para promotor saingannya. Banyak kritikus tinju saat itu yang mengecam bahwa publikasi majalah tersebut bias dan kerap menguntungkan petarung-petarung dari kubu Golden Boy Promotions.
| Era Kepemilikan Ring Magazine | Kritik & Kontroversi yang Diterima |
|---|---|
| Era Oscar De La Hoya (2007 - 2024) | Dituduh oleh jurnalis independen dan promotor rival sering mengistimewakan petinju asuhan Golden Boy Promotions. |
| Era Turki Alalshikh (2024 - Sekarang) | Dituding kehilangan integritas jurnalistik dan berfungsi sebagai alat propaganda Zuffa Boxing. |
Perdebatan ini kembali memperlihatkan siklus konflik kepentingan yang mendarah daging dalam industri tinju. Publik kini mulai mempertanyakan, apakah masih ada ruang objektivitas yang tersisa di tengah gurita bisnis para promotor raksasa?



