Menjelang laga 28 Maret 2026, Keith Thurman bersikeras bahwa ia telah menyiapkan "perangkap" untuk menjatuhkan Sebastian Fundora. Thurman bahkan menggunakan mitra tanding kelas berat untuk membiasakan diri memukul ke arah atas. Namun, komunitas tinju tetap skeptis.
Secara analitis, Tim Tszyu memberikan masukan menarik bahwa Thurman memang memiliki footwork untuk menyebabkan masalah, namun masalah utama Fundora bukanlah jangkauannya, melainkan kemampuannya untuk bertarung di jarak dekat (inside fighting) meskipun memiliki tubuh yang tinggi. Banyak petarung memperingatkan Thurman bahwa mencoba masuk ke dalam pertahanan Fundora justru akan membuatnya terjebak dalam rentetan uppercut dan hook pendek yang sangat merusak. Bagi Thurman, pertarungan ini adalah perjudian terakhir untuk warisannya. Jika ia kalah telak, narasi tentang "mantan juara yang terlalu lama absen" akan semakin kuat. Sebaliknya, jika ia mampu mengeksploitasi pertahanan Fundora yang terkadang terbuka—seperti yang dilakukan Brian Mendoza di masa lalu—Thurman akan menciptakan salah satu comeback terbesar dalam sejarah kelas welter super. Masalahnya, Fundora versi 2026 jauh lebih klinis dan matang dibandingkan saat ia menderita satu-satunya kekalahan tersebut.
• Postur: Fundora (197cm) vs Thurman (174cm).
• Jangkauan: Fundora (203cm) vs Thurman (175cm).
• Usia/Status: Fundora (28, Juara WBC) vs Thurman (37, Challenger).
• Prediksi Analis: Kemenangan penghentian (stoppage) ronde akhir bagi Fundora.
Langkah selanjutnya bagi Anda adalah memantau hasil timbang badan resmi pada hari Jumat; perhatikan kondisi fisik Thurman, apakah ia terlihat terlalu kecil di samping Fundora atau justru sangat atletis untuk berat 154 lbs. Apakah Anda ingin saya membantu menganalisis **catatan waktu KO Fundora** di ronde-ronde akhir untuk melihat risiko bagi stamina Thurman?




