Idulfitri Penuh Makna: Presiden Prabowo Salat Ied dan Berbagi Kebahagiaan di Huntara Aceh Tamiang
Baca dalam 60 detik
- Presiden Prabowo Subianto melaksanakan salat Idulfitri 1447 Hijriah bersama sekitar 1.300 jemaah di Masjid Darussalam yang terletak di kawasan hunian sementara (huntara) Aceh Tamiang.
- Khotbah Idulfitri yang disampaikan berfokus pada pentingnya kesabaran, tawakal, dan mempererat tali silaturahmi sebagai kekuatan untuk bangkit dari masa pemulihan pascabencana alam.
- Selain kegiatan ibadah dan halalbihalal, pemerintah juga menyalurkan 7.000 paket sembako serta bantuan perlengkapan ibadah sebagai wujud nyata kehadiran negara bagi rakyat yang sedang tertimpa musibah.

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, merayakan Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah dengan cara yang istimewa. Beliau memilih untuk melaksanakan salat Idulfitri dan bersilaturahmi langsung dengan warga penyintas bencana di kawasan hunian sementara (huntara), Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh.
Berdasarkan rilis dari Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden pada Sabtu (21/3/2026), Presiden Prabowo bergabung dengan sekitar 1.300 jemaah di Masjid Darussalam yang terletak di kawasan huntara tersebut. Pelaksanaan ibadah dimulai pukul 07.30 WIB, dipimpin oleh imam Tengku Junaidi dan dilanjutkan dengan khotbah oleh Zulkhaizir.
Khotbah Idulfitri mengusung tema penguatan iman dan ketakwaan pascabencana alam, mengajak warga untuk menjadikan momen ini sebagai titik balik bangkit dari duka. Usai ibadah, Presiden mengadakan halalbihalal yang hangat dengan para jemaah. Tak hanya itu, pemerintah juga menyerahkan bantuan berupa perlengkapan ibadah, Al-Qur'an, pakaian, serta 7.000 paket sembako bagi masyarakat huntara dan warga sekitar.
- Lokasi: Masjid Darussalam, Kawasan Huntara, Kab. Aceh Tamiang, Aceh.
- Partisipasi: Bersama 1.300 jemaah warga penyintas bencana banjir.
- Bantuan Sosial: Penyaluran 7.000 paket sembako serta perlengkapan ibadah untuk warga setempat.
Kunjungan kerja di hari libur keagamaan ini menegaskan komitmen pemerintah pusat terhadap pemulihan wilayah terdampak bencana. Berikut rincian kegiatan salat Idulfitri tersebut:
| Detail Kegiatan | Keterangan |
|---|---|
| Tanggal Pelaksanaan | Sabtu, 21 Maret 2026 (1 Syawal 1447 H) |
| Imam & Khatib | Tengku Junaidi (Imam) / Zulkhaizir (Khatib) |
| Tema Khotbah | "Makna Idulfitri sebagai Wadah Menyatukan Hati, Menguatkan Negeri (Pascabencana)" |



