Kalahkan James Dickens, Anthony Cacace Rebut Sabuk Juara Kelas Super Bulu WBA
Baca dalam 60 detik
- Petinju Irlandia, Anthony "The Apache" Cacace, sukses merebut sabuk juara dunia tinju kelas super bulu (130 pon) versi WBA setelah mengalahkan James Dickens di Dublin.
- Cacace mengamankan kemenangan mutlak (unanimous decision) lewat pertarungan 12 ronde, dengan memanfaatkan keunggulan kekuatan dan jangkauannya secara maksimal.
- Prestasi ini mengukuhkannya sebagai juara dunia dua kali di divisi tersebut, melengkapi koleksi sabuknya setelah sebelumnya memenangkan gelar IBF pada 2018 dan saat ini juga berstatus sebagai pemegang sabuk IBO.

Petinju asal Irlandia, Anthony Cacace, sukses mengukir sejarah sebagai juara dunia dua kali (two-time champion) di divisi kelas super bulu (130 pon). Melansir laporan dari BoxingTalk dan DAZN, petinju berjuluk "The Apache" tersebut berhasil merebut sabuk juara dunia WBA setelah menundukkan perlawanan James Dickens dalam laga yang berlangsung sengit di 3Arena, Dublin.
Kemenangan gemilang tersebut diraih melalui keputusan mutlak (unanimous decision) dari ketiga juri yang bertugas setelah melewati pertarungan keras selama 12 ronde penuh. Kartu skor resmi menunjukkan angka 116-112, 116-113, dan 115-113, yang seluruhnya memenangkan Cacace atas Dickens.
Keberhasilan Anthony Cacace dalam merebut gelar prestisius WBA ini didukung oleh beberapa faktor kunci di atas ring:
- Optimalisasi Kekuatan dan Jangkauan: Cacace tampil mendominasi dengan memanfaatkan keunggulan tenaga (power) dan jangkauannya (range) secara maksimal untuk membongkar pertahanan Dickens sepanjang pertandingan.
- Gelar Dunia Kedua di Kelas 130 Pon: Kemenangan ini menandai kali kedua bagi Cacace mengamankan sabuk juara dunia bergengsi di divisi 130 pon. Sebelumnya, ia juga pernah merengkuh gelar juara IBF pada Mei 2018 lewat kemenangan KO spektakuler atas Joe Cordina.
- Status Juara Ganda: Selain menyandang gelar WBA yang baru saja direbutnya, petinju tangguh ini juga masih berstatus sebagai juara kelas super bulu versi organisasi IBO.
Dengan sabuk WBA dan IBO yang kini melingkar di pinggangnya, Anthony Cacace semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu penguasa paling berbahaya di kelas super bulu saat ini. Para penggemar tinju kini menantikan langkah selanjutnya dari "The Apache", apakah ia akan mengincar laga unifikasi gelar melawan para juara dari organisasi tinju besar lainnya dalam waktu dekat.
"Cacace menggunakan kekuatan dan jangkauannya untuk merebut gelar WBA dari James Dickens melalui keputusan mutlak... Ini adalah kali kedua Cacace memenangkan gelar di kelas 130 pon."



