Wawancara Eksklusif: Donald Trump Ungkap Sosok Petarung yang Ia Inginkan Jadi Lawan Jake Paul Berikutnya
Baca dalam 60 detik
- Dalam sebuah sesi wawancara, Presiden AS Donald Trump mengungkapkan keinginannya untuk melihat Jake Paul bertarung melawan legenda UFC yang telah pensiun, Khabib Nurmagomedov.
- Jake Paul saat ini sedang dalam masa pemulihan akibat cedera patah rahang setelah laga tinjunya melawan mantan juara kelas berat Anthony Joshua pada akhir tahun 2025.
- Selain menargetkan nama besar seperti Francis Ngannou hingga Ryan Garcia untuk proyek laga MMA-nya di Netflix, Paul juga baru-baru ini mendapat dukungan penuh dari Trump jika ia tertarik untuk berkarier di dunia politik di masa depan.

Karier tinju dan pertarungan influencer Jake Paul tampaknya selalu berhasil memancing atensi tokoh-tokoh besar. Baru-baru ini, dalam sebuah wawancara eksklusif, Presiden AS Donald Trump secara blak-blakan mengungkapkan siapa sosok yang paling ingin ia lihat berhadapan dengan "The Problem Child" di atas ring atau oktagon selanjutnya.
Jake Paul sendiri saat ini tengah menepi dari arena pertarungan untuk memulihkan diri dari cedera patah rahang yang dideritanya usai berlaga melawan mantan juara dunia tinju kelas berat, Anthony Joshua, pada Desember 2025 lalu. Dalam perbincangan berdurasi sekitar 30 menit tersebut, Paul membahas banyak hal dengan sang presiden, mulai dari perjalanannya di dunia tinju, transisinya ke MMA, hingga nama-nama petarung tangguh yang masuk dalam radarnya.
Momen paling menarik terjadi ketika obrolan beralih ke siapa lawan yang akan dihadapi Jake Paul setelah ia pulih:
- Rencana Jake Paul: Paul menegaskan ia tidak berencana melakukan tanding ulang (rematch) melawan Anthony Joshua karena ia ingin kembali dan fokus ke kelas berat aslinya. Ia juga menyinggung ambisinya mempromosikan laga MMA bersama Netflix, serta menyebut nama-nama bintang seperti Francis Ngannou, Ryan Garcia, Tommy Fury, dan bahkan Oleksandr Usyk sebagai calon lawan potensial.
- Jawaban Trump: Ketika Paul berbalik bertanya kepada Trump mengenai siapa yang paling ingin ia lihat sebagai lawannya, Trump memberikan jawaban yang cukup mengejutkan dan super ambisius: "Mungkin Khabib [Nurmagomedov]."
- Mustahil Terwujud? Jawaban Trump ini tentu memicu kehebohan di kalangan penggemar olahraga tarung. Mengingat Khabib Nurmagomedov telah lama pensiun dari UFC dengan rekor tak terkalahkan dan berulang kali bersumpah tidak akan pernah kembali bertarung, mewujudkan laga epik ini tentu nyaris di luar nalar.
Selain membicarakan urusan olahraga, pertemuan ini juga menyoroti kekaguman Trump terhadap keberanian Paul. Dalam sebuah rapat umum (rally) di Kentucky beberapa waktu lalu, Trump bahkan secara terbuka memprediksi bahwa Jake Paul memiliki masa depan yang cerah jika memutuskan terjun ke dunia politik, seraya menawarkan "dukungan penuh dan total" darinya.
"Mungkin [Oleksandr] Usyk di MMA, Francis Ngannou, Ryan Garcia, mungkin Tommy Fury—ada banyak opsi," ujar Paul saat merencanakan langkah selanjutnya. Namun, bagi Trump, tontonan pamungkas yang ia inginkan adalah: "Mungkin Khabib."



