Ahmetovs dan Pelatihnya Bantah Keras Tuduhan Claressa Shields Soal Kecurangan Sarung Tinju
Baca dalam 60 detik
- Beredar video sparring tahun 2018 yang menunjukkan juara dunia tinju wanita Claressa Shields dipukul jatuh (knockdown) oleh petinju pria Arturs Ahmetovs.
- Shields merespons video tersebut dengan menuduh Ahmetovs sengaja berbuat curang dengan melepas bantalan (padding) sarung tinjunya karena dendam pernah dipermalukan.
- Pelatih Ahmetovs, Derik Santos, membantah keras klaim tersebut, menyebutkan bahwa Shields yang lebih dulu memprovokasi, memaki, dan bermain kotor sebelum akhirnya Ahmetovs membalas pukulannya secara wajar.

Dunia tinju profesional dihebohkan oleh perseteruan panas antara juara dunia tak terbantahkan (undisputed) tinju wanita, Claressa Shields, dengan petinju pria asal Latvia, Arturs Ahmetovs. Berdasarkan liputan dari World Boxing News, konflik ini bermula ketika Ahmetovs mengunggah rekaman video sparring lawas tahun 2018 ke media sosial, yang secara mengejutkan memperlihatkan momen saat dirinya memukul jatuh (knockdown) Shields hingga tersungkur ke kanvas.
Merespons beredarnya video yang viral tersebut, Shields langsung melontarkan tuduhan serius. Ia mengklaim bahwa Ahmetovs dan pelatihnya sengaja berbuat curang dengan mengeluarkan bantalan (padding) dari sarung tinju yang digunakan. Menurut Shields, tindakan itu dilakukan karena Ahmetovs merasa kesal dan dendam setelah sang "GWOAT" (Greatest Woman of All Time) mempermalukannya pada sesi sparring beberapa hari sebelumnya.
Pelatih Ahmetovs, Derik Santos, tidak tinggal diam dan memberikan klarifikasi tegas untuk membantah tuduhan sang juara dunia:
- Bantahan Manipulasi Sarung Tinju: Santos menyebut tuduhan Shields sebagai "omong kosong". Ia menegaskan sama sekali tidak ada bantalan yang dicabut. Bahkan setelah Shields menuduh hal tersebut di sasana, sarung tinju Ahmetovs langsung diserahkan kepada pelatih Shields untuk diperiksa.
- Provokasi di Atas Ring: Menurut Santos, Ahmetovs awalnya diinstruksikan untuk menahan diri dan tidak memukul keras. Namun, Shields justru melontarkan makian kasar (trash talk) dan mulai bermain kotor dengan sengaja menjegal Ahmetovs. Hal inilah yang memicu Ahmetovs membalas hingga akhirnya pukulan hook kirinya menjatuhkan Shields.
- Ancaman Hukum: Buntut dari rasa malu akibat tersebarnya video ini, Shields sempat mengancam akan mengambil tindakan hukum terkait pencemaran nama baik terhadap penggemar atau jaringan yang membagikan video tersebut dan mengklaim dirinya terkena KO (Knockout).
Pihak Ahmetovs menyatakan kekecewaannya atas narasi palsu yang coba dibangun oleh Shields untuk menyelamatkan gengsinya. Insiden ini memicu perdebatan sengit di kalangan penggemar tinju, menyoroti realitas keras dalam sesi sparring campuran antar-gender dan etika dalam menyebarkan rekaman latihan tertutup ke publik.
"Tidak ada yang mengeluarkan bantalan dari sarung tinju... Dia (Shields) terus memaki dan melakukan pelanggaran hingga menjegalnya. Arturs awalnya hanya diminta membantu tanpa memukul keras, tapi dia membalas saat Shields menyerang secara terbuka." - Derik Santos, Pelatih Ahmetovs.



