Milih Ending di 'Expedition 33' Bikin Galau? Penulis Naskah: "Itu Ibarat Milih Anak Kesayangan!"
Baca dalam 60 detik
- Penulis naskah utama Clair Obscur: Expedition 33, Jennifer Svedberg-Yen, mengibaratkan pilihan antara kedua ending game tersebut seperti memilih anak kesayangan.
- Kedua akhir cerita tersebut sengaja ditulis secara berdampingan sebagai dua sisi mata uang yang mempertanyakan konsep filosofis tentang harga dari sebuah kebahagiaan.
- Alih-alih mencari satu akhir yang paling benar atau memvalidasi pilihan pemain, pengembang merancang game ini agar kedua endingnya dieksplorasi secara utuh.

Halo, para gamers RPG dan pemburu true ending! Namatin game dengan jalan cerita bercabang emang selalu sukses bikin galau berat di detik-detik terakhir. Hal ini jelas dirasakan oleh para pemain Clair Obscur: Expedition 33 yang harus memilih antara nasib karakter Verso atau Maelle. Melansir wawancara eksklusif dari GamesRadar+ di ajang Game Developers Conference (GDC) pada 14 Maret 2026, sang penulis naskah utama (Lead Writer), Jennifer Svedberg-Yen, akhirnya buka suara soal dilema epik ini.
Menariknya, saat ditanya ending mana yang jadi favorit atau canon versinya, Jennifer malah merasa pertanyaan itu seperti memintanya memilih "anak kesayangan". Menurutnya, kedua ending tersebut tidak dibuat untuk saling diadu mana yang paling benar, melainkan dirancang sejak awal agar saling melengkapi satu sama lain secara naratif.
Buat kalian yang merasa bersalah setelah mengambil satu rute ending, ini penjelasan dari sang penulis naskah:
- Recto Verso: Jennifer menegaskan bahwa kedua akhir cerita ini sengaja ditulis secara berdampingan layaknya dua sisi mata uang (recto verso). Pemain didorong untuk mengeksplorasi dan memahami keduanya agar bisa mendapatkan esensi cerita secara utuh.
- Harga Sebuah Kebahagiaan: Fokus utama dari konflik ending game ini adalah mempertanyakan kebahagiaan siapa yang harus diprioritaskan. Ketika pemain memilih kebahagiaan untuk satu karakter, ada harga mahal yang harus dibayar oleh orang lain maupun dunia itu sendiri.
- Dominasi Nominasi GOTY: Nggak cuma naratifnya yang bikin pusing overthinking, Expedition 33 saat ini juga tengah melaju kencang menyamai rekor Baldur's Gate 3 dengan menyabet trofi Game of the Year di GDC dan mengantongi 12 nominasi keren di ajang BAFTA.
Jadi, kalau kalian masih merasa ada yang ngeganjel dengan playthrough pertama kalian, saran dari developer-nya cuma satu: mainkan lagi dan ambil rute sebaliknya! Terkadang, mahakarya RPG yang bagus memang tidak memberikan jawaban yang mutlak, melainkan membiarkan pemainnya yang terus mempertanyakan moral dari setiap keputusan. Sudah siap mengulang cerita tragis ini dari awal, bro?
"Mereka ditulis agar dipahami secara bersamaan... Mereka adalah sebuah kontras, sebuah pasangan, dan dua sisi dari koin yang sama โ recto verso, jika Anda mau menyebutnya begitu." - Jennifer Svedberg-Yen



