Agenda Strategis di Hambalang: Presiden Prabowo Pimpin Lima Rapat Terkait Pendidikan, Geopolitik, hingga Persiapan Mudik
Baca dalam 60 detik
- Presiden Prabowo menggelar lima rapat terbatas di Hambalang pada 8 Maret 2026.
- Fokus bahasan: kualitas pendidikan tinggi, dampak geopolitik Timur Tengah, dan persiapan mudik Lebaran.
- Seskab Teddy menyebut Presiden menekankan pentingnya koordinasi lintas kementerian menghadapi tantangan global.

Agenda Strategis di Hambalang: Presiden Prabowo Pimpin Lima Rapat Terkait Pendidikan, Geopolitik, hingga Persiapan Mudik
Presiden Prabowo Subianto memimpin rangkaian lima rapat strategis bersama jajaran menteri Kabinet Merah Putih di kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor. Berdasarkan siaran pers resmi dari presidenri.go.id, rangkaian pertemuan pada Minggu (8/3/2026) ini difokuskan pada penguatan sektor pendidikan tinggi, respons terhadap dinamika geopolitik global, serta kesiapan infrastruktur mudik Lebaran 2026.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa Presiden meminta laporan mendalam mengenai peningkatan kualitas perguruan tinggi negeri agar mampu bersaing secara internasional. Selain itu, Presiden juga menyoroti pentingnya kewaspadaan nasional terhadap eskalasi konflik di Timur Tengah yang berpotensi berdampak pada stabilitas ekonomi dan keamanan domestik.
IKHTISAR RAPAT STRATEGIS HAMBALANG (8 MARET 2026)
| Topik Utama | Poin Pembahasan Strategis |
|---|---|
| Pendidikan Tinggi | Dorongan internasionalisasi PTN dan penguatan riset teknologi bersama mitra global. |
| Geopolitik Global | Analisis dampak perang Timur Tengah terhadap inflasi dan keamanan regional. |
| Mudik Lebaran | Koordinasi lintas sektor untuk memastikan kelancaran transportasi dan keamanan pemudik. |
Rapat tersebut turut dihadiri oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, serta pejabat teras lainnya. Di sela-sela rapat, Presiden juga menyempatkan diri bersilaturahmi dengan para mantan ajudan dan pengawal dalam suasana yang hangat, menegaskan sisi humanis kepemimpinannya di tengah jadwal agenda kenegaraan yang padat.
Melalui rangkaian rapat ini, Presiden Prabowo menegaskan komitmen pemerintah untuk tetap responsif terhadap tantangan global sembari memastikan pelayanan publik di dalam negeri, khususnya menjelang hari raya Idulfitri, berjalan optimal. Hal ini menjadi cerminan strategi pemerintah dalam menjaga keseimbangan antara visi pembangunan jangka panjang dan mitigasi risiko jangka pendek di tahun 2026.



