Racing Bulls Tunda Keputusan Lawson, Permane: Kami Ingin Tepat, Bukan Cepat
Baca dalam 60 detik
- Racing Bulls belum memastikan nasib Liam Lawson untuk 2027 meski performa tim sedang on fire.
- Alan Permane menegaskan penundaan bukan kelemahan, melainkan upaya analisis matang antara stabilitas dan regenerasi.
- Keputusan final diperkirakan baru muncul sekitar seri Las Vegas, sementara fans dan pembalap kian tak sabar.

Racing Bulls memilih menahan keputusan soal masa depan Liam Lawson untuk Formula 1 2027, meski tim satelit Red Bull itu tengah menikmati musim terbaik dalam sejarah mereka. Prinsipal sekaligus co-CEO Alan Permane menyatakan penundaan ini sengaja dilakukan agar tim tidak salah langkah dalam menyusun komposisi pembalap.
Musim ini, Racing Bulls diperkirakan menempati peringkat kelima klasemen konstruktor — capaian tertinggi sepanjang eksistensi mereka. Lawson tampil dalam performa terbaiknya, sementara rekan setimnya, Arvid Lindblad, menunjukkan janji besar di musim debut. Dalam kondisi normal, mempertahankan keduanya adalah keputusan logis. Namun dinamika berubah karena Racing Bulls bukan lagi sekadar tim biasa: mereka adalah ladang pembibitan pembalap untuk Red Bull Racing.
Posisi Lawson di masa depan tim induk di Milton Keynes sudah tidak lagi menjadi prioritas. Di sisi lain, Racing Bulls memiliki talenta muda Bulgaria, Nikola Tsolov, yang disebut-sebut sebagai kandidat masa depan. Tsolov, yang kini bersaing di Formula 2, diyakini bisa menjadi pesaing Lindblad untuk kursi di tim utama Red Bull suatu hari nanti. Inilah yang membuat keputusan soal Lawson menjadi rumit: antara mempertahankan performa jangka pendek dan menyiapkan regenerasi jangka panjang.
Tekanan dari luar semakin terasa. Akun media sosial Racing Bulls dibanjiri desakan penggemar agar Lawson segera diperpanjang kontraknya. Kebingungan sempat memuncak ketika Lindblad mengunggah foto bersama Tsolov di sesi latihan bebas pertama di Meksiko, yang oleh sebagian penggemar disalahartikan sebagai konfirmasi susunan pembalap 2027. Lawson sendiri mengaku bingung dengan arah tim, bahkan sempat melontarkan, “Saya tidak tahu lagi apa yang mereka inginkan dari saya.”
“Kami mencoba menerapkan sedikit pendekatan ilmiah, dan itu butuh waktu. Kami sedang mempelajari segala hal, menganalisis, dan waktu ada di pihak kami. Kami tidak terburu-buru, dan saya sangat yakin keputusan yang tepat akan diambil,” ujar Permane di Brasil, Jumat (7/11/2026).
Permane, yang baru saja menandatangani kontrak hingga 2031, memahami frustrasi semua pihak. Namun ia menegaskan bahwa tim tidak sekadar mengejar hasil instan. “Saya sadar ini membuat pembalap frustrasi, juga semua orang. Tapi kami ingin melakukannya dengan benar. Saya yakin saat diumumkan nanti, semua akan senang. Kami hampir sampai, tetapi belum final,” tambahnya.
Menariknya, mempertahankan Lawson tidak serta-merta bertentangan dengan filosofi tim sebagai pencetak talenta muda. Selain kontribusi poinnya yang besar, keberadaan pembalap Selandia Baru itu menjadi pembanding berharga untuk mengukur kemajuan Lindblad. Permane menjelaskan bahwa kecepatan tetap faktor utama, tetapi tim juga perlu pengalaman untuk mengevaluasi talenta muda. “Kami tidak hanya ada untuk berlomba. Kami di sini untuk mencetak talenta muda, tapi bukan berarti terus-menerus mengganti pembalap. Kami butuh pengalaman untuk mengukur talenta itu,” ujarnya.
Keputusan yang sedianya diumumkan lebih awal kini kemungkinan besar baru akan keluar pada seri Las Vegas, atau setidaknya dalam beberapa pekan ke depan. Bagi Lawson, ketidakpastian ini jelas mengganggu konsentrasi, terlebih ia tengah dalam performa puncak. Bagi Racing Bulls, ini adalah ujian keseimbangan antara ambisi jangka pendek dan mandat jangka panjang dari Red Bull.
Ke depan, pilihan yang diambil Racing Bulls akan menjadi sinyal jelas tentang arah tim: apakah mereka lebih memilih stabilitas untuk memaksimalkan hasil konstruktor, atau memberi jalan bagi generasi baru demi kepentingan Red Bull Racing. Yang pasti, kata Permane, “kami hampir sampai.” Publik tinggal menunggu apakah “hampir” itu berarti hitungan hari atau pekan.



