Kane Gagal Penalti, Dortmund Tahan Bayern 2-2 di Klassiker; Barcelona Pesta Gol
Baca dalam 60 detik
- Harry Kane menyia-nyiakan penalti dan membentur tiang saat Bayern Munich ditahan Borussia Dortmund 2-2, membuat kedua tim mengoleksi 18 poin di puncak Bundesliga.
- Barcelona bangkit dari dua kekalahan beruntun dengan menghancurkan Alaves 6-1, memperkokoh posisi teratas La Liga dengan 30 poin.
- AC Milan mengalahkan Inter 3-1 dalam derby Milan, sementara Roma berpesta gol 5-2 di markas Udinese.

Bayern Munich harus puas berbagi angka dengan Borussia Dortmund setelah bermain imbang 2-2 dalam laga bertajuk Der Klassiker di Allianz Arena, Sabtu (31/10/2026). Hasil ini membuat kedua tim sama-sama mengoleksi 18 poin di puncak klasemen Bundesliga, dengan Bayern unggul selisih gol. Kegagalan Harry Kane mengeksekusi penalti pada menit ke-56 menjadi titik balik yang merugikan tuan rumah.
Kane, yang baru saja menerima trofi Ballon d'Or di London awal pekan, tampil sebagai starter setelah diistirahatkan saat Bayern membantai Magdeburg 6-1 di Piala Jerman. Namun, eksekusi penaltinya membentur mistar gawang ketika Bayern unggul 1-0. Ia juga sempat membentur tiang, salah satu dari empat kali Bayern menghantam mistar atau tiang gawang. Dortmund memanfaatkan kelengahan itu untuk menyamakan kedudukan melalui Fabio Silva pada menit ke-89.
Jalannya pertandingan berlangsung sengit. Bayern sempat unggul lebih dulu lewat gol Konrad Laimer pada menit ke-38, memanfaatkan bola rebound setelah tembakannya diblok kiper Dortmund, Gregor Kobel. Dortmund membalas melalui Serhou Guirassy pada menit ke-60, tetapi Bayern kembali memimpin enam menit kemudian lewat gol mudah Dayot Upamecano setelah menerima umpan Kane. Silva kemudian menjadi penyelamat Dortmund di menit-menit akhir, sementara Lennart Karl hampir mencetak gol kemenangan di masa injury time andai tembakannya tidak membentur mistar.
Bayern juga dihantui masalah cedera. Serge Gnabry dan Michael Olise harus ditarik keluar, sementara pelatih Vincent Kompany masih dalam masa pemulihan setelah pingsan pekan lalu. Meski demikian, Laimer tampil lebih mengancam dibanding Kane. Di laga lain, Freiburg mengalahkan Augsburg 2-1 berkat gol Cyriaque Irié pada menit ke-85 dan tetap di posisi ketiga. RB Leipzig menang 2-0 atas Schalke dan menempel di posisi keempat. Werder Bremen naik ke peringkat kelima setelah mengalahkan Hoffenheim 2-0, dengan Niclas Füllkrug mencetak gol kesembilannya musim ini. Bayer Leverkusen kembali menelan kekalahan, kali ini 2-4 dari Stuttgart di kandang, memperpanjang tren negatif mereka.
Di Spanyol, Barcelona bangkit dari dua kekalahan beruntun dengan menghancurkan Alaves 6-1 di Camp Nou. Raphinha, Fermín López, Lamine Yamal, dan Anthony Gordon masing-masing menyumbang gol. Kemenangan ini mengokohkan Barcelona di puncak La Liga dengan 30 poin, unggul dua poin atas Atletico Madrid yang mengalahkan Levante 2-0, dan enam poin atas Real Madrid yang akan bertandang ke Racing Santander pada Minggu.
Pelatih Barcelona, Hansi Flick, sempat mengkritik pertahanan timnya di awal laga, tetapi serangan fluid Barcelona terlalu kuat bagi Alaves. "Pekan yang sulit bagi kami, tidak ada tempat yang lebih baik dari Camp Nou di depan penggemar kami untuk bangkit," ujar López. "Mereka membuat perbedaan, Lamine dan Raphinha; dengan mereka kami akan meraih hal-hal besar."
Di Italia, AC Milan meraih kemenangan penting 3-1 atas Inter dalam derby Milan. Diego Moreira menjadi bintang dengan satu gol dan dua assist. Christian Pulisic membuka keunggulan pada menit keempat, disusul gol Adrien Rabiot enam menit kemudian. Inter memperkecil kedudukan lewat Alessandro Bastoni pada menit ke-22, tetapi gol tendangan bebas Moreira tepat sebelum jeda memastikan kemenangan Milan. Hasil ini membawa Milan ke posisi keempat dengan 21 poin, terpaut empat poin dari Lazio dan Inter yang mengoleksi 25 poin. Lazio dapat menjauh tiga poin dari Inter jika mengalahkan Cagliari pada Minggu. Roma berada di posisi ketiga dengan 24 poin setelah menang 5-2 di Udinese.
Roma tampil perkasa dengan keunggulan 4-0 dalam 37 menit pertama. Bryan Cristante membuka gol pada menit ke-10, disusul Rodrigo Mora dan Donyell Malen. Evan Ndicka menambah gol keempat sebelum jeda. Udinese sempat memperkecil melalui Nicolò Zaniolo dan Matteo Palma, tetapi Daniele Ghilardi menutup pesta gol Roma. Bologna naik ke peringkat kesembilan setelah menang 2-1 atas Monza, kemenangan kandang pertama mereka sejak April. Tommaso Pobega dan Federico Bernardeschi mencetak gol untuk Bologna, sementara Monza gagal memanfaatkan penalti kedua di akhir laga setelah Patrick Cutrone gagal mengeksekusi.
Hasil ini menunjukkan persaingan ketat di puncak Bundesliga dan La Liga. Bayern masih memiliki peluang untuk menjauh, tetapi kegagalan Kane dan badai cedera menjadi sinyal waspada. Sementara itu, Barcelona kembali menunjukkan dominasi mereka di La Liga. Di Serie A, kemenangan Milan atas Inter menghidupkan persaingan gelar, dengan Lazio dan Inter masih di depan. Pertanyaannya, mampukah Bayern dan Barcelona mempertahankan konsistensi hingga akhir musim, atau akankah Dortmund dan Atletico Madrid memberikan kejutan?



