Harry Kane Cetak Sejarah di Laga ke-100 Bundesliga: Gol dan Dua Assist Bawa Bayern Pesta Gol
Baca dalam 60 detik
- Harry Kane menandai penampilan ke-100 di Bundesliga dengan satu gol dan dua assist saat Bayern Munich menghancurkan RB Leipzig 6-0.
- Striker 33 tahun itu telah mengoleksi 102 gol liga dalam 100 pertandingan, tercepat dalam sejarah kompetisi.
- Kane ditarik keluar lebih awal untuk menjaga kebugaran jelang bentrokan Liga Champions melawan Arsenal.

Harry Kane menorehkan momen bersejarah dalam kariernya di Bundesliga. Pada pertandingan ke-100 bersama Bayern Munich, Sabtu (8/2/2025), penyerang asal Inggris itu tidak hanya merayakan pencapaian pribadi, tetapi juga menjadi motor kemenangan telak 6-0 atas RB Leipzig di Allianz Arena. Kane menyumbang satu gol dan dua assist sebelum ditarik keluar pada menit ke-59, sebuah keputusan yang diambil pelatih Vincent Kompany untuk mengistirahatkannya menjelang laga krusial Liga Champions melawan Arsenal tengah pekan nanti.
Kemenangan ini sekaligus mengakhiri tren kurang menggembirakan Bayern yang sebelumnya hanya meraih dua hasil imbang beruntun: 2-2 melawan Augsburg di liga dan 3-3 kontra Viking di Liga Champions. Kembalinya ketajaman Kane menjadi kunci. Ia terlibat langsung dalam dua dari empat gol pertama Bayern, memberi umpan kepada Michael Olise dan Luis Dรญaz, sebelum menutup pesta gol dengan gol kelima pada babak kedua. Dominasi Die Roten terlihat nyata, dan Leipzig tidak mampu membendung gelombang serangan tuan rumah.
Pencapaian Kane ini menegaskan statusnya sebagai salah satu penyerang paling produktif di Eropa saat ini. Sejak tiba di Jerman, ia nyaris tak pernah absen dan langsung menjadi tumpuan lini depan Bayern. Rasio golnya luar biasa: lebih dari satu gol per pertandingan di Bundesliga. Rekor tercepat 100 gol liga yang ia pecahkan menunjukkan konsistensi dan ketajaman yang jarang dimiliki pemain lain. Kompany pun tampaknya sangat menyadari pentingnya menjaga kondisi fisik Kane, terlebih dengan jadwal padat yang menanti.
"Kane adalah pemain kelas dunia. Dia tidak hanya mencetak gol, tetapi juga menciptakan peluang bagi rekan-rekannya. Menariknya, dia selalu haus gelar," ujar Kompany dalam konferensi pers usai laga, seperti dikutip dari laman resmi Bundesliga.
Bagi Bayern, kemenangan ini menjadi sinyal positif bahwa mesin gol mereka kembali tajam setelah sempat tersendat. Namun, ujian sesungguhnya adalah laga melawan Arsenal di Liga Champions. Kane diharapkan dalam kondisi prima untuk menghadapi mantan rivalnya di Premier League tersebut. Dengan catatan impresifnya, ia berpotensi menjadi pembeda dalam laga besar nanti.
Di sisi lain, Leipzig harus menelan pil pahit. Kekalahan 0-6 ini menjadi pukulan telak bagi ambisi mereka bersaing di papan atas. Sementara itu, bagi publik sepak bola Indonesia, performa Kane bisa menjadi pelajaran berharga tentang pentingnya konsistensi dan profesionalisme seorang striker. Meski tidak ada kaitan langsung dengan kompetisi domestik, kisah sukses Kane di Jerman menginspirasi banyak penggemar dan pemain muda Tanah Air untuk terus mengasah kemampuan.
Ke depan, pertanyaan yang muncul: mampukah Kane mempertahankan laju golnya dan membawa Bayern meraih gelar Bundesliga musim ini? Ataukah Arsenal akan menjadi batu sandungan pertama di Liga Champions? Yang jelas, penampilan ke-100 Kane telah menorehkan tinta emas dalam sejarah Bundesliga.



