Freiburg Puncaki Bundesliga, Ujian Sesungguhnya Baru Dimulai di Leverkusen
Baca dalam 60 detik
- Freiburg memimpin klasemen Bundesliga dengan 13 poin dari lima laga, rekor klub sepanjang sejarah mereka.
- Leverkusen belum kebobolan di kandang musim ini dan menang 4-0 atas Union Berlin serta 2-0 atas RB Leipzig.
- Freiburg tidak pernah menang dalam tujuh pertemuan terakhir melawan Leverkusen, terakhir menang 3-2 pada September 2022.

Freiburg akan menghadapi ujian terberat musim ini ketika bertandang ke BayArena untuk meladeni Bayer Leverkusen pada Matchday 6 Bundesliga. Tim asuhan Julian Schuster itu kini memuncaki klasemen dengan 13 poin dari lima pertandingan — sebuah rekor klub — namun catatan sejarah dan jadwal berat menanti di depan mata.
Kemenangan dramatis 2-1 atas Schalke pada Matchday 5, di mana Keisuke Gotō mencetak gol kemenangan di menit akhir setelah Yuito Suzuki mendapat kartu merah, mengantar Freiburg ke puncak. Ini baru keempat kalinya dalam sejarah klub mereka menduduki posisi teratas Bundesliga. Yang lebih mengkhawatirkan, Die Breisgauer belum pernah berhasil mempertahankan posisi puncak tersebut.
Leverkusen, di sisi lain, sedang dalam momentum positif. Meski tersandung kekalahan 3-2 di Elversberg pada laga pembuka, pasukan Carles Martínez telah mengumpulkan 10 poin dari 12 poin yang tersedia sejak saat itu — tidak ada tim lain yang lebih baik. Kini duduk di peringkat keempat, kemenangan atas pemuncak klasemen akan mendorong mereka naik lebih tinggi.
Dari sisi pertahanan, Freiburg bukan tanpa kualitas. Mereka berbagi catatan pertahanan terbaik liga dengan Borussia Dortmund dan Bayern Munich, hanya kebobolan empat gol. Namun, Leverkusen juga produktif dengan 14 gol — sama dengan Freiburg — dan mencetak gol dalam 17 laga beruntun. Patrik Schick menjadi ujung tombak dengan lima gol, sementara Freiburg kehilangan top skor Yuito Suzuki (empat gol) karena sanksi kartu merah.
"Ini adalah momen bagi Freiburg untuk membuktikan apakah mereka benar-benar layak masuk jajaran elit Bundesliga," demikian analisis yang berkembang di kalangan pengamat sepak bola Jerman.
Jadwal berat menanti Freiburg. Setelah laga di Leverkusen, mereka akan bertandang ke Monaco di ajang Eropa, lalu menjamu juara bertahan Bayern Munich pada Matchday 7. Sebelumnya, mereka sudah membuka kampanye UEFA Conference League dengan kemenangan 3-1 atas Jablonec. Ujian Eropa dan domestik datang bersamaan.
Bagi Leverkusen, BayArena menjadi benteng kokoh. Dua laga kandang mereka musim ini berakhir dengan kemenangan tanpa kebobolan: 4-0 atas Union Berlin dan 2-0 atas RB Leipzig. Kemenangan atas pemuncak klasemen akan memperkuat ambisi mereka untuk kembali bersaing di papan atas.
Sejarah pertemuan kedua tim juga menjadi beban bagi Freiburg. Mereka tidak pernah menang dalam tujuh pertemuan terakhir melawan Leverkusen. Kemenangan terakhir di BayArena terjadi pada September 2022 dengan skor 3-2 di bawah asuhan Christian Streich — kemenangan yang sempat membawa mereka ke puncak klasemen. Jika mampu mengulanginya, Freiburg akan membuktikan bahwa posisi puncak bukan sekadar kebetulan.
Pertanyaan besarnya: apakah Freiburg mampu mempertahankan konsistensi melawan tim sekelas Leverkusen, ataukah ini akan menjadi awal dari penurunan mereka? Jawabannya akan terlihat di BayArena.



