Toprak Razgatlioglu Jalani MRI Bahu di Turki, Ancaman Operasi Bayangi Pramac
Baca dalam 60 detik
- Toprak Razgatlioglu akan menjalani pemindaian MRI di Turki untuk memastikan apakah bahu kanannya yang terkilir memerlukan tindakan operasi.
- Cedera tersebut memaksanya menghentikan balapan utama MotoGP Indonesia di Mandalika setelah hanya delapan lap, meski ia sempat menyelesaikan kualifikasi dan sprint.
- Jika operasi diperlukan, Pramac berpotensi kehilangan pembalap andalannya pada seri-seri krusial berikutnya, sementara posisi Razgatlioglu di klasemen semakin tertekan.

Pembalap Pramac, Toprak Razgatlioglu, akan menjalani pemindaian MRI pada bahu kanannya di Turki, Senin (6/10/2025), untuk menentukan apakah cedera yang dideritanya saat MotoGP Indonesia di Sirkuit Mandalika memerlukan operasi. Insiden tersebut terjadi ketika ia terlempar dari motor Yamaha-nya pada sesi latihan bebas terakhir, Sabtu (4/10/2025), dan mengakibatkan bahu kanannya terkilir.
Meski mengalami dislokasi, Razgatlioglu mampu mengembalikan posisi tulangnya sendiri dan tetap tampil di sesi kualifikasi serta sprint race. Ia mengakhiri kualifikasi di posisi ke-19 dan finis di urutan yang sama pada sprint. Namun, kondisi bahunya memburuk pada balapan utama, memaksanya menghentikan perlombaan setelah delapan lap.
Pramac sebenarnya memberikan opsi kepada Razgatlioglu untuk mundur sebelum balapan dimulai. Namun, pembalap berusia 29 tahun itu memilih untuk tetap membalap. “Saya berbicara dengan tim sebelum balapan. Mereka bilang jika merasa tidak enak, kembali saja atau jangan balapan. Saya hanya berkata, ‘kenapa kita di sini?’ Dan jika memungkinkan untuk membalap, saya akan mencoba yang terbaik,” ujarnya, seperti dikutip dari Motorsport.com.
Razgatlioglu mengungkapkan bahwa masalah utamanya bukan rasa sakit, melainkan hilangnya kekuatan pada bahu kanan. “Hari ini, masalah terbesar saya adalah bahu, bukan motor. Saya sudah minum pereda nyeri, tapi rasa sakit bukan masalah besar. Masalah terbesarnya adalah tidak ada tenaga setelah bahu ‘keluar’,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa setiap lap kondisinya semakin menurun, terutama pada tikungan kanan yang membutuhkan kekuatan bahu.
Meskipun hasilnya mengecewakan, Razgatlioglu tidak menyesal telah mencoba membalap. “Saya senang telah mencoba. Ini sangat sulit. Setiap lap semakin buruk, terutama saat perubahan arah. Biasanya, ketika bahu keluar, tidak ada pembalap yang bisa mengendarai motor. Saya hanya mencoba,” tuturnya. Ia juga mengaku sempat merasa bahunya kembali terkilir selama balapan.
“Saya berharap tidak perlu operasi. Saya harap istirahat cukup untuk balapan berikutnya. Saya pikir akhir pekan depan saya akan kembali lebih kuat. Tapi kita lihat saja. Saya hanya perlu istirahat sekarang.”
Razgatlioglu menambahkan bahwa ia frustrasi dengan jalannya akhir pekan, terutama setelah menunjukkan kecepatan di 15 besar pada latihan Jumat. “Saya sangat sedih untuk akhir pekan ini karena Jumat kami mulai tidak buruk. Biasanya saya meningkat setiap hari, tapi setelah kecelakaan, semuanya berubah. Saya tidak hanya memikirkan motor, tetapi juga harus mengelola bahu, dan akhir pekan ini hilang,” ujarnya.
Bagi Pramac, kondisi Razgatlioglu menjadi pukulan telak. Sebagai pembalap yang datang dari World Superbike dengan reputasi kuat, ia diharapkan mampu bersaing di papan atas. Jika operasi diperlukan, tim harus menyiapkan rencana cadangan, termasuk kemungkinan menurunkan pembalap pengganti. Sementara itu, bagi Razgatlioglu, pemulihan yang cepat sangat penting untuk menjaga peluangnya di sisa musim.
Konteks Indonesia: MotoGP Indonesia di Mandalika menjadi sorotan tersendiri bagi penggemar Tanah Air. Cedera yang dialami Razgatlioglu menambah daftar panjang insiden yang mewarnai sirkuit Mandalika, yang sebelumnya juga pernah dikritik karena kondisi trek dan keselamatan pembalap. Meski demikian, ajang ini tetap menjadi magnet pariwisata dan ekonomi bagi NTB. Ke depan, perhatian akan tertuju pada hasil MRI Razgatlioglu dan apakah ia dapat tampil di seri berikutnya. Jika operasi tidak terhindarkan, persaingan di klasemen MotoGP bisa berubah drastis.



