Persib Bandung Comeback Dramatis, Tekuk Port FC 3-1 di ASEAN Club Championship
Baca dalam 60 detik
- Persib Bandung menang 3-1 atas Port FC pada matchday perdana Grup B ASEAN Club Championship di Stadion Thammasat, Bangkok.
- Tertinggal lebih dulu via penalti, Maung Bandung mencetak tiga gol dalam sembilan menit terakhir untuk membalikkan keadaan.
- Kemenangan ini menempatkan Persib di posisi kuat untuk lolos dari fase grup dan mengirim sinyal ancaman bagi kontestan lain.

Persib Bandung memulai kiprahnya di Grup B ASEAN Club Championship dengan kemenangan dramatis 3-1 atas tuan rumah Port FC di Stadion Thammasat, Bangkok, Kamis (8/10) malam WIB. Tertinggal lebih dulu pada menit ke-62, Maung Bandung bangkit dengan tiga gol dalam rentang sembilan menit terakhir, memaksa publik tuan rumah terdiam.
Kemenangan ini bukan sekadar tiga poin. Dalam format turnamen yang menuntut konsistensi, hasil di kandang lawan menjadi modal berharga bagi Persib untuk menjaga peluang lolos dari fase grup. Port FC, yang tampil agresif sejak awal, harus menerima kenyataan pahit kehilangan poin penuh di hadapan pendukung sendiri.
Jalannya pertandingan berlangsung ketat. Port FC mengambil inisiatif menyerang sejak menit awal, menciptakan beberapa peluang melalui Erik Sviatchenko dan Francisco Mendes. Namun, kiper Persib, Teja Paku Alam, tampil gemilang dengan sejumlah penyelamatan krusial, terutama pada menit ke-23 dan menjelang turun minum, yang membuat skor tetap imbang tanpa gol hingga jeda.
Babak kedua berjalan lebih terbuka. Port FC memecah kebuntuan pada menit ke-62 melalui penalti Jude Soonsup-Bell setelah Ikhwan Tanamal melanggar Kaka Mendes di kotak terlarang. Keunggulan tuan rumah bertahan hingga menit ke-79, ketika Persib mendapat hadiah penalti setelah Mariano Peralta dijatuhkan Nittipong Selanon. Namun, wasit menganulir keputusan tersebut setelah meninjau VAR.
Persib tidak menyerah. Pada menit ke-86, umpan terobosan Balsa Sekulic diselesaikan Peralta dengan sontekan kaki kiri dari jarak dekat, menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Momentum berbalik. Pada menit ke-90+2, Berguinho mencetak gol setelah tembakan mendatarnya mengarah ke pojok kiri gawang Port yang dikawal Michael Falkesgaard. Tiga menit berselang, Peralta kembali menjadi kreator, mengirim umpan kepada Luka Menalo yang dengan mudah menyundul bola ke gawang, memastikan kemenangan 3-1.
Kemenangan ini juga menjadi sinyal bahwa Persib mampu bersaing di level regional. Meski sempat kesulitan menembus pertahanan Port FC, efektivitas serangan di akhir pertandingan menunjukkan kualitas dan mentalitas juara. Pelatih Igor Tolic dinilai berhasil melakukan penyesuaian taktik di babak kedua, terutama dengan memasukkan pemain yang mampu mengubah ritme permainan.
Bagi Port FC, kekalahan ini menjadi pukulan telak. Mereka mendominasi penguasaan bola dan menciptakan lebih banyak peluang, tetapi gagal mempertahankan keunggulan. Inkonsistensi di lini belakang menjadi sorotan, terutama dalam mengantisipasi serangan balik cepat Persib.
Ke depan, Persib akan menghadapi laga kandang yang krusial. Jika mampu meraih hasil positif, langkah mereka ke babak berikutnya semakin terbuka. Sementara Port FC harus segera bangkit untuk menjaga asa. Pertanyaannya, mampukah Persib mempertahankan momentum ini dan melaju lebih jauh di ASEAN Club Championship?



