PSS Sleman Akhiri Paceklik dengan Kemenangan 3-0 atas PSM Makassar
Baca dalam 60 detik
- PSS Sleman meraih kemenangan perdana di BRI Super League 2026/2027 setelah mengalahkan PSM Makassar 3-0 pada pekan keempat.
- Dua gol Hiromu Tanaka dan satu gol Matheus Fornazari membawa Super Elang Jawa keluar dari tekanan dan mencatat clean sheet pertama musim ini.
- Kemenangan ini mengangkat PSS ke peringkat 12 klasemen sementara dengan koleksi tiga poin dari empat laga.

PSS Sleman akhirnya memecah kebuntuan di BRI Super League 2026/2027 dengan kemenangan telak 3-0 atas PSM Makassar pada pekan keempat di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (11/10/2026). Hasil ini menjadi tiga poin pertama bagi Super Elang Jawa sekaligus clean sheet perdana musim ini.
Gelandang asal Jepang, Hiromu Tanaka, tampil sebagai bintang dengan dua gol yang masing-masing dicetak pada menit ke-34 dan 85'. Penyerang Matheus Fornazari melengkapi pesta gol tuan rumah di menit 90+2. Kemenangan ini mengangkat PSS ke peringkat 12 klasemen sementara dengan koleksi tiga poin dari empat pertandingan.
Pelatih PSS Sleman, Pieter Huistra, mengungkapkan bahwa jeda tiga pekan menjadi kunci persiapan tim. Menurutnya, kerja keras di sesi latihan terbayar dengan penampilan solid dan kemenangan yang layak. "Kami memiliki tiga minggu untuk bekerja dan mempersiapkan pertandingan ini, dan kami memanfaatkannya dengan sangat baik," ujar Huistra seusai laga.
Huistra juga menekankan pentingnya kohesi tim dan kepercayaan diri yang tumbuh selama pertandingan. Ia menyebut bahwa pendekatan bermain sepak bola atraktif, bukan sekadar umpan panjang, menjadi identitas yang ingin dibangun di Sleman. "Secara taktik semua orang tahu apa yang harus dilakukan. Perlahan-lahan kepercayaan diri itu tumbuh dan meningkat," tambahnya.
"Kami mencoba bermain sepak bola, dan itulah cara yang ingin kami mainkan, gaya Sleman menurut pandangan saya. Hari ini hal itu terbayar dan memberikan dorongan besar untuk dua pertandingan tandang berikutnya," kata Huistra.
Sementara itu, Hiromu Tanaka mengakui bahwa intensitas latihan selama tiga pekan terakhir membuat kondisi fisik dan mentalnya berada di level terbaik. Pemain berusia 27 tahun itu pun memasang target pribadi yang lebih tinggi untuk laga selanjutnya. "Sekarang saya punya semangat yang bagus, intensitas tinggi, dan energi yang baik. Ya, pertandingan selanjutnya hattrick," tegasnya.
Kemenangan ini menjadi momentum penting bagi PSS Sleman untuk keluar dari tekanan dan membangun konsistensi. Dua laga tandang berikutnya akan menjadi ujian sesungguhnya bagi Super Elang Jawa, yang selama ini dikenal memiliki basis suporter fanatik. Jika mampu mempertahankan performa seperti ini, bukan tidak mungkin PSS perlahan merangkak ke papan tengah klasemen.
Akankah kemenangan ini menjadi titik balik kebangkitan PSS Sleman di BRI Super League musim ini? Publik sepak bola Indonesia menantikan jawabannya dalam beberapa pekan ke depan.



