Klitschko Bayar Pajak Hayden Panettiere Rp470 Juta, Warisan Sang Aktris Terancam
Baca dalam 60 detik
- Wladimir Klitschko berinisiatif melunasi tunggakan pajak Hayden Panettiere senilai USD30.000 agar putri mereka, Kaya, tidak menanggung beban finansial.
- Langkah ini diambil karena belum ada administrator resmi untuk estate Panettiere, sehingga kewajiban pajak jatuh tempo 15 Oktober terancam denda.
- Klitschko juga mencurigai perhiasan Panettiere telah dijual ke pegadaian oleh pihak di luar keluarga, memicu permohonan guardianship darurat.

Wladimir Klitschko mengambil alih kewajiban pajak mendiang Hayden Panettiere dengan membayar USD30.000 dari kantong pribadinya. Mantan petinju kelas berat itu menilai langkah tersebut perlu dilakukan agar putri mereka, Kaya (11), tidak mengalami kerugian finansial langsung saat proses pembentukan estate sang aktris masih berjalan.
Panettiere meninggal dunia pada 16 Agustus akibat overdosis tak disengaja di usia 36 tahun. Menurut dokumen pengadilan yang diperoleh E! News, Klitschko menyatakan bahwa surat pajak negara bagian dan federal Panettiere jatuh tempo pada 15 Oktober. Karena belum ada perwakilan resmi yang ditunjuk untuk mengurus estate, ia memilih membayar sendiri untuk menghindari bunga dan penalti tambahan. Pria berusia 50 tahun itu berencana mengajukan penggantian biaya dari estate setelah administrator ditetapkan.
Kekhawatiran Klitschko bukan hanya soal pajak. Dalam dokumen tambahan yang diajukan ke Superior Court of California pada Senin (5/10), ia meyakini bahwa seseorang yang pernah dekat dengan Panettiere telah menjual sejumlah barang milik sang aktris, termasuk perhiasan, ke toko pegadaian. Pegadaian tersebut menolak memberikan informasi rinci tanpa keterlibatan aparat penegak hukum. Klitschko memperingatkan adanya risiko nyata bahwa barang-barang tersisa akan dijual, dialihkan, atau hilang jika tidak ada tindakan hukum segera.
Bulan lalu, Klitschko mengajukan permohonan guardianship sementara atas estate Panettiere atas nama putrinya. Tim hukumnya berargumen bahwa seseorang harus bertanggung jawab agar penegak hukum dapat membantu menyelidiki pemulihan properti Hayden. Dalam permohonan awal, ia menyatakan bahwa tanpa tindakan, individu tersebut diperkirakan akan terus mencoba menyalahgunakan aset estate. Dokumen itu juga menekankan bahwa jika Klitschko tidak segera ditunjuk sebagai wali Kaya, tidak ada pihak yang mampu mengamankan dan mempertanggungjawabkan aset-aset Hayden. Ia bahkan menuduh pihak yang sama telah mengakses dan menghancurkan surel mendiang.
"Petitioner mendapat informasi dan meyakini bahwa seseorang di luar keluarga yang sebelumnya terhubung dengan Hayden menjual sejumlah barang milik Hayden, yang diduga termasuk perhiasan, ke toko pegadaian," demikian bunyi dokumen tersebut.
Klitschko dan Panettiere mulai berpacaran pada 2009, sempat berpisah pada 2011, lalu kembali bersama dan bertunangan pada 2013. Putri mereka, Kaya, lahir pada Desember 2014. Pasangan itu berpisah lagi pada 2018, dan Kaya pindah ke Ukraina sebelum akhirnya Klitschko mendapatkan hak asuh penuh. Panettiere pernah menyebut situasi itu sebagai "hal paling memilukan yang pernah harus saya lakukan", meski keduanya tetap berteman baik. Tiga bulan sebelum meninggal, ia mengatakan kepada podcast On Purpose bahwa Klitschko adalah salah satu dari sedikit orang yang benar-benar mengenalnya, dan bahwa mereka masih memiliki rasa cinta serta hormat yang besar satu sama lain.
Kasus ini menyoroti pentingnya perencanaan estate, terutama bagi figur publik yang memiliki aset tidak likuid seperti perhiasan dan properti. Di Indonesia, ketiadaan wasiat sering memicu sengketa antar ahli waris dan potensi penyelewengan aset, seperti yang diatur dalam KUHPerdata. Bagi keluarga muda, penetapan wali dan administrator sejak dini dapat mencegah konflik hukum yang berkepanjangan. Sementara itu, langkah Klitschko menunjukkan bahwa perlindungan anak bisa melampaui kepentingan pribadi, bahkan ketika hubungan romantis telah berakhir.
Ke depan, perhatian akan tertuju pada keputusan pengadilan California mengenai permohonan guardianship dan apakah aparat penegak hukum akan menyelidiki dugaan penjualan perhiasan ke pegadaian. Jika estate Panettiere tidak segera memiliki administrator, risiko kehilangan aset semakin besar. Publik pun menanti apakah Klitschko akan mendapatkan penggantian penuh atas pembayaran pajak yang ia lakukan, sekaligus bagaimana warisan Hayden Panettiere akan dikelola untuk masa depan Kaya.



