Wladimir Klitschko Soroti Perhiasan Hayden Panettiere yang Diduga Sudah Dijual ke Pegadaian
Baca dalam 60 detik
- Wladimir Klitschko mengajukan dokumen tambahan ke pengadilan California yang menyebut perhiasan mendiang Hayden Panettiere diduga telah dijual ke pegadaian oleh pihak di luar keluarga.
- Klitschko meminta hak asuh sementara atas harta warisan Panettiere demi melindungi kepentingan putri mereka, Kaya, sebagai satu-satunya ahli waris.
- Kasus ini membuka diskusi tentang celah hukum dalam perlindungan aset selebritas pasca-meninggal, terutama ketika tidak ada wasiat yang jelas.

Wladimir Klitschko, mantan tunangan Hayden Panettiere, mengungkapkan kekhawatiran serius mengenai penanganan barang-barang mendiang aktris tersebut. Dalam dokumen tambahan yang diajukan ke Pengadilan Tinggi California pada Senin (5/10/2026), ia menyatakan bahwa perhiasan Panettiere diduga telah dijual ke sebuah pegadaian oleh seseorang yang bukan anggota keluarga.
Panettiere meninggal dunia pada 16 Agustus 2026 akibat overdosis tak disengaja di usia 36 tahun. Ia meninggalkan seorang putri, Kaya, yang kini berusia 11 tahun, dari hubungannya dengan Klitschko. Dalam dokumen yang dilihat Entertainment Weekly, pihak Klitschko menyebut bahwa pegadaian tersebut menolak mengungkap rincian barang tanpa kontak dari aparat penegak hukum. "Tanpa kontak semacam itu, ada risiko nyata dan berkelanjutan bahwa barang-barang yang tersisa, termasuk perhiasan, akan dijual, dialihkan, atau tidak dapat dipulihkan," demikian bunyi dokumen tersebut.
Klitschko, mantan petinju kelas berat, sebelumnya telah mengajukan permohonan hak asuh sementara atas harta warisan Panettiere atas nama putri mereka. Tim hukumnya berargumen bahwa diperlukan seseorang yang bertanggung jawab agar penegak hukum dapat membantu menyelidiki "pemulihan properti Hayden". Ia menegaskan bahwa situasi saat ini "secara langsung merugikan Kaya, satu-satunya ahli waris tanpa wasiat Hayden".
Dalam permohonan awalnya, Klitschko memperkirakan bahwa individu tersebut akan terus mencoba menyalahgunakan properti milik estate Panettiere. Dokumen itu juga menekankan bahwa tanpa penunjukan segera Wladimir sebagai wali Kaya, tidak ada yang mampu "mengumpulkan, melindungi, dan mempertanggungjawabkan aset" warisan Hayden. Ia juga menuduh pihak yang sama telah "mengakses dan menghancurkan" email mendiang aktris tersebut.
"Kepada putri kami Kaya, saya akan selalu berbicara tentang ibunya dengan hormat dan memastikan dia mengingat siapa dirinya. Saya menyampaikan belasungkawa terdalam kepada orang tua Hayden, teman-temannya, dan para penggemarnya, yang juga berduka hari ini. Orang-orang muda dan berbakat seperti Hayden seharusnya tidak meninggalkan dunia ini begitu cepat."
โ Wladimir Klitschko
Hubungan Panettiere dan Klitschko dimulai pada 2009, sempat putus pada 2011, lalu kembali bersama dan bertunangan pada 2013. Putri mereka, Kaya, lahir pada Desember 2014. Pasangan itu berpisah lagi pada 2018, dan Kaya pindah ke Ukraina sebelum akhirnya Klitschko mendapatkan hak asuh penuh. Panettiere pernah menyebut keputusan tersebut sebagai "hal paling menyayat hati yang pernah saya lakukan", meski keduanya tetap "sahabat baik".
Pada Mei 2026, hanya tiga bulan sebelum kematiannya, Panettiere berbicara di podcast On Purpose tentang hubungannya dengan Klitschko. "Tidak banyak orang di dunia ini yang mengenal saya sebaik dia. Saya tahu kami masih memiliki cinta yang luar biasa satu sama lain. Dan yang terpenting, kami memiliki rasa hormat yang besar," ujarnya saat itu.
Kasus ini menyoroti celah dalam perlindungan aset selebritas setelah meninggal, terutama ketika tidak ada wasiat yang mengatur distribusi harta. Di Indonesia, fenomena serupa juga kerap terjadi, misalnya dalam sengketa warisan artis yang berlarut-larut karena tidak adanya perencanaan estate yang matang. Pengacara keluarga dan ahli waris sering kali harus melalui proses panjang di pengadilan untuk mengamankan aset, sementara pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dapat memanfaatkan kelengahan tersebut.
Ke depan, pertanyaan besarnya adalah apakah pengadilan akan segera menunjuk Klitschko sebagai wali sementara, dan sejauh mana penegak hukum dapat menelusuri perhiasan yang diduga telah berpindah tangan. Tanpa intervensi cepat, aset-aset berharga Panettiere berisiko hilang secara permanen, meninggalkan Kaya tanpa warisan yang seharusnya menjadi haknya.



