Android 17 Mulai Menyapa Moto Razr Ultra 2026: Pembaruan 4,1 GB, AI Key Kini Bisa Diatur Ulang
Baca dalam 60 detik
- Motorola merilis Android 17 untuk Razr Ultra 2026 di AS dengan ukuran unduhan sekitar 4,1 GB dan nomor versi vA171WLH.38-19-5.
- Pembaruan ini membawa perubahan besar pada antarmuka, termasuk ikon baru, halaman Pengaturan yang didesain ulang, serta fitur Live Updates yang meniru Dynamic Island iPhone.
- Fitur AI Key akhirnya mendukung remap tombol dengan double tap, sementara Pause Point dan Notification Summaries menjadi nilai jual utama untuk produktivitas.

Motorola resmi menggelontorkan pembaruan Android 17 untuk perangkat lipat Razr Ultra 2026 di pasar Amerika Serikat. Langkah ini menandai babak baru bagi ponsel foldable tersebut, yang sebelumnya telah lama dinanti pengguna setia Motorola. Pembaruan dengan nomor versi vA171WLH.38-19-5 ini memiliki ukuran unduhan mencapai 4,1 GB, sinyal bahwa ada banyak perubahan fundamental yang dibenamkan.
Bagi pengguna di AS, kehadiran Android 17 di Razr Ultra 2026 bukan sekadar pembaruan rutin. Motorola mengklaim sistem anyar ini lebih cerdas, aman, dan produktif. Namun, di balik klaim tersebut, ada sejumlah penyesuaian antarmuka yang secara visual dan fungsional mengubah cara pengguna berinteraksi dengan perangkat. Mulai dari ikon yang didesain ulang, halaman Pengaturan yang lebih rapi, hingga fitur Live Updates yang mengadopsi pendekatan serupa Dynamic Island pada iPhone.
Salah satu sorotan utama terletak pada tombol AI Key. Jika sebelumnya tombol ini hanya bisa digunakan untuk fungsi terbatas, kini pengguna dapat melakukan remap dengan double tap. Opsi yang tersedia pun beragam, mulai dari asisten digital, Motorola Qira, hingga fitur Pay Attention. Fleksibilitas ini menjawab keluhan sebagian pengguna yang menganggap tombol AI pada generasi sebelumnya kurang bisa disesuaikan dengan kebiasaan mereka.
Motorola juga menyematkan Notification Summaries, yang mampu merangkum pesan panjang dan percakapan grup menjadi ringkasan singkat. Fitur ini menyasar pengguna yang kerap kewalahan menghadapi banjir notifikasi. Sementara itu, Pause Point dirancang untuk membantu pengguna tetap fokus. Ketika hendak membuka aplikasi yang biasanya mengalihkan perhatian, sistem akan menunda pembukaan aplikasi tersebut sejenak, memberi jeda agar pengguna bisa mempertimbangkan ulang tindakannya.
"Pause Point sengaja dibuat untuk menunda pembukaan aplikasi yang mengganggu, agar pengguna bisa membuat pilihan yang berbeda," demikian penjelasan Motorola dalam catatan pembaruannya.
Pada sektor tampilan, pembaruan ini menghadirkan pengaturan HDR baru. Pengguna dapat mengatur slider Intensity untuk mencerahkan atau meredupkan tampilan sesuai preferensi. Langkah ini mempertegas posisi Razr Ultra 2026 sebagai perangkat yang tidak hanya mengandalkan faktor bentuk lipat, tetapi juga pengalaman visual yang bisa dikustomisasi.
Meski demikian, tidak semua fitur yang dijanjikan langsung tersedia. Menurut sumber yang dekat dengan pengujian, fitur Tap to Send seharusnya sudah disertakan dalam pembaruan ini, namun belum terlihat implementasinya. Sebaliknya, umpan balik haptic saat menutup notifikasi mulai terasa, meniru pengalaman yang ada di ponsel Pixel Google.
Motorola sendiri telah merinci daftar perangkat yang kompatibel dengan Android 17 sejak Agustus lalu. Selain Razr Ultra 2026, model seperti Razr Ultra 2025, Motorola Razr 70 Ultra, dan Razr+ 2026 masuk dalam daftar. Perusahaan juga menyebut akan menghadirkan widget bertumpuk, fitur berbagi baru untuk Connected Devices, serta opsi menyembunyikan label saat menggunakan Classic Style.
Bagi pasar Indonesia, pembaruan ini patut dicermati. Motorola memang bukan pemain dominan di Tanah Air, tetapi kehadiran Android 17 dengan berbagai fitur AI dan kustomisasi antarmuka bisa menjadi sinyal arah industri ponsel lipat secara global. Pengguna Indonesia yang berminat pada perangkat foldable mungkin akan menantikan apakah Motorola membawa Razr Ultra 2026 secara resmi, atau setidaknya menjadikan fitur-fitur ini sebagai standar baru di segmen premium.
Dengan ukuran unduhan yang besar dan perubahan yang menyeluruh, pembaruan Android 17 untuk Razr Ultra 2026 menjadi salah satu pembaruan paling ambisius dari Motorola dalam beberapa tahun terakhir. Pertanyaannya, akankah Motorola konsisten menghadirkan pembaruan besar semacam ini untuk model-model berikutnya, atau ini hanya gebrakan sesaat untuk menyegarkan lini Razr? Yang jelas, pengguna di AS sudah bisa mencicipinya, dan gelombang berikutnya diperkirakan menyusul dalam pekan ini.



