Jade Thirlwall dan Hans Zimmer Rilis Lagu untuk Blue Planet III, Kolaborasi Musik dan Konservasi
Baca dalam 60 detik
- Jade Thirlwall, mantan personel Little Mix, berkolaborasi dengan komposer Hans Zimmer menciptakan lagu "Into The Deep (Seas Cry)" untuk serial dokumenter BBC Blue Planet III.
- Lagu ini pertama kali diputar di BBC Radio 1 dan akan mengiringi trailer perdana Blue Planet III, menandai kembalinya serial legendaris setelah lima tahun.
- Kolaborasi ini menyoroti peran musik dalam memperkuat narasi lingkungan, sekaligus menjadi penghormatan bagi komposer George Fenton yang wafat.

Jade Thirlwall, penyanyi yang kini tampil dengan nama panggung Jade, mengumumkan kolaborasinya dengan komposer peraih Oscar Hans Zimmer untuk menciptakan lagu orisinal berjudul "Into The Deep (Seas Cry)". Lagu ini akan menjadi tema utama serial dokumenter BBC, Blue Planet III, yang kembali setelah lima tahun absen. Keterlibatan Jade dan Zimmer menandai pernikahan antara musik pop kontemporer dan skor orkestra megah, sekaligus memperkuat posisi Blue Planet sebagai fenomena budaya yang melampaui sekadar tayangan alam liar.
Dalam pernyataan resminya, Jade mengaku telah lama mengagumi Blue Planet dan menganggap Sir David Attenborough sebagai pahlawan pribadinya. "Saya sangat bangga dengan Into The Deep (Seas Cry) dan luar biasa bisa menciptakannya bersama Hans Zimmer dan timnya," ujarnya. Lagu ini pertama kali diperdengarkan secara global pada Selasa pagi di BBC Radio 1 Breakfast Show dengan Greg James, dan akan mengiringi peluncuran trailer diperpanjang Blue Planet III pada malam harinya. Kolaborasi ini juga melibatkan Thom Lucas dari Bleeding Fingers Music, yang menyebut proyek ini sebagai kesempatan luar biasa untuk menerjemahkan kedalaman laut melalui lensa sonik yang ekspansif.
Bagi industri musik, langkah Jade menunjukkan pergeseran strategi artis pop yang semakin sering merambah ranah skor film dan dokumenter. Setelah hengkang dari Little Mix, Jade membangun identitas solo yang lebih eksperimental, dan bermitra dengan Zimmerโyang dikenal lewat karya seperti The Lion King dan Duneโadalah sinyal ambisi artistik yang serius. Sementara itu, dari sisi BBC, menggandeng nama besar seperti Jade dan Zimmer bukan hanya soal kualitas musik, tetapi juga upaya memperluas jangkauan penonton muda yang mungkin belum akrab dengan dokumenter alam.
Blue Planet III sendiri digadang-gadang sebagai produksi ambisius yang mengungkap kisah-kisah dari lingkungan laut paling penting dan paling sedikit dipahami. BBC menekankan bahwa serial ini menggunakan teknologi perekaman tercanggih, dengan skor orisinal yang menyatu dengan gambar. Kembalinya Blue Planet setelah lima tahun juga menjadi momen refleksi bagi BBC untuk mengenang George Fenton, komposer di balik skor serial original tahun 2001. Dalam pernyataannya, BBC menyebut Fenton telah menyumbangkan musik yang tak terpisahkan dari citra alam selama lebih dari dua dekade, dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga serta koleganya.
"Blue Planet III menawarkan kesempatan luar biasa untuk mengeksplorasi dan menerjemahkan kedalaman laut melalui lensa sonik yang luas. Kami merasa terhormat dapat berkolaborasi dengan BBC dan menghidupkan dunia bawah laut yang luas ini." โ Thom Lucas, Bleeding Fingers Music
Di Indonesia, kolaborasi semacam ini bisa menjadi cermin bagi industri kreatif dalam menggarap konten lingkungan. Dengan kekayaan laut yang luar biasa, Indonesia memiliki bahan cerita yang tak kalah menarik untuk diangkat ke layar lebar atau serial dokumenter. Namun, tantangannya adalah membangun ekosistem produksi yang mampu memadukan riset ilmiah, sinematografi kelas dunia, dan musik yang menyentuh emosi. Kehadiran platform streaming global sebenarnya membuka peluang bagi kreator lokal untuk menjangkau audiens internasional, asalkan didukung pendanaan dan kolaborasi lintas disiplin.
Ke depan, pertanyaannya bukan hanya seberapa sukses lagu ini secara komersial, tetapi apakah fenomena Blue Planet III dapat mendorong kesadaran publik yang lebih luas terhadap krisis laut. Jika pola sebelumnya berulang, dokumenter alam yang kuat sering kali memicu perubahan perilaku dan kebijakan. Apakah kolaborasi Jade dan Zimmer akan menjadi katalis serupa, atau sekadar gemerlap hiburan semata? Publik akan menilai ketika serial ini tayang dan lagu tersebut mengalun di telinga penonton di seluruh dunia.



