Miranda Lambert: Musisi Country Perempuan Kini Lebih Berkuasa dari Sebelumnya
Baca dalam 60 detik
- Miranda Lambert menilai industri musik country telah bergeser menjadi lebih meritokratis, di mana penonton menentukan siapa yang bersinar.
- Ia menyebut gelombang musisi perempuan saat ini sebagai yang terbesar sejak era 1990-an, bukan karena penghargaan melainkan karena eksistensi dan karya.
- Dukungan dari sesama penyanyi seperti Allison Moorer menegaskan bahwa pengaruh Lambert melampaui gender dan generasi.

Penyanyi country kenamaan Miranda Lambert menyatakan bahwa lanskap musik country telah mengalami transformasi signifikan, memberi ruang lebih besar bagi musisi perempuan untuk bersinar. Dalam wawancara dengan majalah Southern Living, perempuan 42 tahun itu mengungkapkan kegembiraannya melihat banyak artis perempuan yang kini menuai kesuksesan, sesuatu yang menurutnya tidak terjadi sejak dekade 1990-an.
Lambert, yang telah lama menjadi ikon kritik dan komersial di genre tersebut, menilai bahwa perubahan ini didorong oleh pergeseran cara musik dikonsumsi. "Cara musik didengar dan disampaikan kepada publik sekarang membuat mereka yang menentukan. Mereka memilih apa yang mereka sukai. Tidak seperti dulu ketika kita semua berebut 30 posisi yang sama di tangga lagu country," ujarnya. Pernyataan ini menyoroti bagaimana platform digital telah mengubah dinamika kekuasaan di industri musik, mengurangi dominasi label besar dalam menentukan siapa yang layak didengar.
Menurut Lambert, kesuksesan yang ia maksud bukanlah sekadar trofi penghargaan, melainkan keberanian tampil dan berkarya. "Saya belum pernah melihat begitu banyak perempuan menang sejak mungkin era 1990-an. Ketika saya bilang 'menang', bukan soal penghargaan. Maksud saya, mereka benar-benar tampil dan melakukan hal itu. Sangat menyenangkan. Saya tahu betapa sulitnya, jadi saya sangat menghormati dan bersyukur bisa menjadi bagian dari itu," jelasnya. Pandangan ini menegaskan bahwa keberhasilan bagi Lambert lebih pada eksistensi dan ketekunan daripada validasi industri semata.
Apresiasi juga datang dari sesama musisi country, Allison Moorer, yang memuji bakat dan pencapaian Lambert. "Saya rasa pengaruhnya tidak berhenti pada perempuan. Dia selalu menonjol di atas kebanyakan orang lain karena dia memang sehebat itu dan berbakat dalam segala halโpenulisan lagu, rekaman, dan pertunjukan," kata Moorer. Pujian ini menggarisbawahi bahwa kontribusi Lambert telah melampaui batas gender, menginspirasi banyak kalangan di industri musik country.
Lambert juga mengaku terinspirasi oleh semangat para musisi muda. Dalam podcast Dumb Blonde, ia menyatakan, "Berada di sekitar api baru dan orang-orang muda yang sangat lapar dan terinspirasi membuat saya berpikir, 'Saya ingin sedikit dari itu.' Dan saya ingin memberi mereka sedikit kebijaksanaan dan pengingat untuk menikmati perjalanan." Meskipun telah mencapai puncak karier, Lambert tetap merasa terhubung dengan generasi baru dan berkomitmen untuk mendukung mereka. "Saya ingin hadir untuk siapa pun yang membutuhkan teman bicara karena saya pernah di posisi itu," tambahnya.
Fenomena kebangkitan musisi perempuan di industri musik country ini mencerminkan tren global di mana suara perempuan semakin didengar. Di Indonesia, genre musik country mungkin belum sepopuler di Amerika Serikat, tetapi semangat serupa terlihat pada musisi perempuan yang mulai mendobrak batas. Misalnya, penyanyi-penyanyi seperti Raisa atau Isyana Sarasvati yang konsisten berkarya dan meraih sukses tanpa bergantung pada label besar. Perubahan ini menunjukkan bahwa ekosistem musik yang lebih inklusif dan meritokratis bukanlah hal yang mustahil.
Ke depan, pertanyaannya adalah apakah momentum ini akan bertahan dan mempercepat terciptanya industri musik yang lebih setara. Dengan semakin banyaknya perempuan yang mengambil kendali atas karier mereka, dukungan dari senior seperti Lambert menjadi krusial. Apakah gelombang ini akan mengubah wajah musik country secara permanen, atau hanya siklus sesaat? Hanya waktu yang akan menjawab, tetapi untuk saat ini, para musisi perempuan sedang menikmati panggung yang semakin luas.



