Tina O'Brien 20 Tahun di Coronation Street, tapi Masa Depan Sarah Platt Masih Tanda Tanya
Baca dalam 60 detik
- Tina O'Brien merayakan dua dekade perannya sebagai Sarah Platt di Coronation Street, namun enggan menjamin akan bertahan hingga pensiun.
- Stabilitas pekerjaan di sinetron ITV itu dinilainya sebagai berkah yang memungkinkannya mengasuh anak tanpa harus bolak-balik audisi.
- Meski tak merasa sebagai ikon, ia mengaku beruntung bisa bekerja dengan para senior dan rekan satu layar yang solid.

Aktris Tina O'Brien genap 20 tahun memerankan Sarah Platt di sinetron ikonis ITV, Coronation Street. Namun, perempuan 43 tahun itu tidak serta-merta berkomitmen menghabiskan sisa kariernya di jalan berbatu Cobbles—sebutan lokasi syuting legendaris tersebut.
Dalam wawancara dengan majalah Bella, O'Brien mengaku bahagia dengan pekerjaannya sekarang, tetapi membuka peluang untuk keluar suatu hari nanti. "Saya sangat bahagia di sini. Apakah saya ingin melakukannya selamanya? Saya tidak tahu, tapi saya sangat bersyukur memiliki pekerjaan yang benar-benar saya cintai," ujarnya, seperti dikutip dari pernyataannya.
Pernyataan itu menjadi sinyal bahwa loyalitas jangka panjang seorang aktor sinetron tidak selalu linier. Di industri hiburan yang serba tidak pasti, memiliki kontrak tetap di sebuah acara prime time adalah kemewahan tersendiri. O'Brien menyadari betul hal itu, terutama karena ia harus membesarkan dua anak: Scarlett (17) dari mantan kekasih sesama pemain Corrie, Ryan Thomas, dan Beau (11) dari pernikahan sebelumnya dengan Adam Crofts.
Ia menuturkan, peran Sarah Platt memberinya keleluasaan untuk pulang ke rumah dan mengurus anak tanpa harus melewati sederet audisi seperti aktris lepas pada umumnya. "Peran ini memungkinkan saya berada di sana untuk anak saya dan tetap melakukan hal yang saya sukai," tambahnya. Baginya, kestabilan jadwal syuting jauh lebih berharga ketimbang mengejar proyek yang belum tentu berkelanjutan.
Menariknya, O'Brien tidak menjadikan karakter Sarah sebagai panutan dalam mengasuh anak. Dengan nada bercanda, ia berkata, "Apa yang akan dilakukan Sarah? Ya, jangan tiru!" Meski begitu, ia menikmati kompleksitas karakter tersebut—banyak sisi yang membuat Sarah selalu menarik untuk diperankan.
Kendati telah melewati dua dekade, O'Brien menolak disebut ikon. Ia justru menyebut aktris senior seperti Helen Worth (Gail) dan Sue Nicholls (Audrey) sebagai ikon sejati. "Saya tumbuh di acara ini sejak usia sangat muda bersama mereka. Saya merasa terhormat dan beruntung bisa bekerja dengan Jack P Shepherd dan Ben Price," jelasnya. Bahkan, sebelum Helen Worth hengkang, O'Brien sempat membandingkan seniornya itu dengan legenda Hilda Ogden—dan Worth pun merendah seperti dirinya.
"Kami sangat beruntung bisa bekerja sama dengan baik. Tidak ada yang mencoba saling menonjolkan diri, kami adalah tim. Tempat kerja yang menyenangkan."
— Tina O'Brien, tentang kekompakan keluarga Platt
Soal keakraban di lokasi syuting, O'Brien menegaskan bahwa keluarga Platt di luar layar juga akrab. Ketika ditanya apakah mereka sahabat, ia menjawab, "Kami sangat beruntung karena bisa bekerja sangat baik satu sama lain. Tidak ada yang mau menang sendiri, dan itu membuat segalanya mudah."
Bagi penggemar Coronation Street di Indonesia, pernyataan O'Brien ini mungkin memicu spekulasi: akankah Sarah Platt segera ditulis keluar dari cerita? Atau justru sebaliknya, ia akan bertahan lebih lama karena kenyamanan yang ia rasakan? Yang jelas, keputusan O'Brien akan sangat memengaruhi arah cerita keluarga Platt ke depan—terutama setelah kepergian Gail. Apakah dua dekade berikutnya akan tetap ia jalani, atau ini menjadi babak akhir Sarah di Cobbles? Waktu yang akan menjawab, tetapi untuk sekarang, O'Brien memilih menikmati setiap momen tanpa janji-janji panjang.



