Christopher Abbott Akui Belum Baca Naskah X-Men, Jake Schreier Siapkan Waralaba Baru
Baca dalam 60 detik
- Christopher Abbott dikonfirmasi memerankan Professor X tetapi mengaku belum menerima naskah apa pun.
- Sutradara Jake Schreier menyiapkan beberapa film X-Men dengan penulis dari Beef dan The Bear.
- Film perdana dijadwalkan tayang Mei 2028, sementara Avengers: Doomsday akan menyatukan X-Men ke MCU.

Aktor Christopher Abbott mengaku belum menerima naskah film X-Men terbaru, meski telah dipastikan memerankan Professor Charles Xavier. Pengakuan itu mencuat di tengah persiapan Marvel Studios yang tengah merancang kebangkitan mutant di Marvel Cinematic Universe (MCU).
Dalam wawancara dengan Entertainment Tonight, Abbott menyatakan dirinya sama sekali belum membaca materi proyek tersebut. โSaya belum membaca apa pun. Bukan karena saya berkelit. Ini fakta,โ ujarnya. Meski begitu, ia menyampaikan antusiasme bekerja sama dengan sutradara Jake Schreier dan memuji jajaran pemain yang telah diumumkan.
Kabar penunjukan Abbott pertama kali mencuat pada Agustus lalu. Ia akan bergabung dengan deretan aktor seperti Adam Driver sebagai Mister Sinister, Inde Navarrette sebagai Rogue, Maya Boyd sebagai Storm, Kit Connor sebagai Cyclops, Sadie Sink sebagai Jean Grey, Samara Weaving sebagai Emma Frost, dan Asa Germann sebagai Angel. Film ini dijadwalkan tayang pada Mei 2028.
Schreier sebelumnya mengungkap bahwa Marvel berencana memproduksi beberapa film X-Men. โKami harus membuat satu film yang hebat terlebih dahulu, tetapi kami selalu memikirkan arah selanjutnya,โ katanya kepada Collider. Ia menyoroti potensi eksplorasi cerita dari komik yang belum banyak diangkat, serta pendekatan naratif yang lebih segar.
Untuk mewujudkan visi tersebut, Schreier menggandeng kembali Lee Sung Jin dan Joanna Calo yang pernah bekerja sama dalam serial Beef dan film Thunderbolts*. Keduanya kini menulis draf naskah baru. Menurut Schreier, kombinasi ideologi dan drama interpersonal ala sinetron menjadi kunci untuk menghadirkan X-Men yang autentik. โJika kami bisa menyeimbangkan ideologi dengan konflik personal, itu akan terasa paling jujur,โ ujarnya.
โSaya belum membaca apa pun. Bukan karena saya berkelit. Ini fakta. Tapi saya antusias bekerja dengan Jake Schreier, sutradara hebat, dan para pemainnya sangat bagus.โ โ Christopher Abbott
Di sisi lain, Avengers: Doomsday akan menjadi ajang pertemuan pertama para superhero X-Men dengan MCU. Sejumlah aktor legendaris seperti Sir Patrick Stewart, Sir Ian McKellen, Kelsey Grammer, dan Rebecca Romijn dikabarkan kembali memerankan Professor X, Magneto, Beast, dan Mystique. Kehadiran mereka menandai jembatan antara era X-Men Fox dan fase baru Marvel Studios.
Bagi industri hiburan global, proyek ini menjadi ujian bagi Marvel untuk menjaga relevansi waralaba superhero di tengah kelelahan penonton. Kesuksesan X-Men tidak hanya bergantung pada aksi spektakuler, tetapi juga kemampuan merangkul tema diskriminasi dan identitas yang menjadi roh komiknya. Di Indonesia, penggemar Marvel menantikan bagaimana karakter mutant ini akan diintegrasikan tanpa kehilangan kedalaman cerita.
Dengan jadwal rilis yang masih tiga tahun lagi, pertanyaannya: akankah Marvel mampu menghadirkan X-Men yang tidak sekadar reboot, melainkan evolusi yang layak dinantikan?



