Lady Gaga Resmi Jadi Ibu, Pilih Hidup Tenang di California Utara
Baca dalam 60 detik
- Lady Gaga dan tunangannya, Michael Polansky, dikaruniai anak pertama melalui program surogasi pada Juni lalu.
- Pasangan ini memilih menetap di California Utara demi membesarkan putri mereka, Rose, jauh dari sorotan media.
- Keputusan Gaga menandai babak baru dalam hidupnya yang selama ini identik dengan panggung megah dan eksposur tanpa henti.

Penyanyi pop Lady Gaga kini menjalani peran baru sebagai ibu setelah menyambut kelahiran putrinya, Rose, melalui program surogasi pada Juni 2025. Kabar ini menandai perubahan besar dalam hidup perempuan 40 tahun tersebut, yang selama bertahun-tahun identik dengan panggung megah dan sorotan kamera.
Menurut sumber terdekat yang dikutip majalah Us Weekly, Gaga tengah menikmati masa-masa awal keibuan dengan penuh kebahagiaan. Ia dan tunangannya, Michael Polansky, memilih menetap di California Utara—wilayah yang jauh dari hiruk-pikuk Los Angeles—untuk membesarkan Rose. Lingkungan dengan pemandangan alam yang asri dinilai memberi ketenangan bagi keluarga kecil itu.
Perubahan gaya hidup ini kontras dengan jadwal Gaga sebelumnya yang padat oleh tur dan berbagai proyek hiburan. Kini, ia dikabarkan sangat disiplin menjaga waktu bersama putrinya, bahkan tidak ingin melewatkan momen-momen sederhana seperti memberi susu atau menidurkan bayi. “Dia benar-benar jatuh cinta,” ujar sumber tersebut.
Keputusan Gaga untuk merahasiakan proses surogasi menunjukkan betapa ia sangat menjaga privasi. Sumber menyebut hanya segelintir orang di lingkaran terdekat yang mengetahui rencana tersebut. Pasangan itu disebut sangat bersyukur karena semuanya berjalan lancar, meski tidak banyak berbagi detail dengan publik.
Seorang sumber lain menambahkan bahwa Gaga sangat protektif terhadap Rose. Ia ingin putrinya tumbuh senormal mungkin, jauh dari eksposur berlebihan yang menyertai ketenaran orang tuanya. “Dia selalu menghargai privasi, tapi sekarang levelnya berbeda. Dia sangat selektif soal siapa yang boleh masuk ke lingkaran dalam,” kata sumber itu.
“Menjadi ibu memunculkan sisi lembut dan emosional yang luar biasa dari dirinya. Orang-orang terdekat bisa melihat betapa berartinya babak baru ini,” ujar seorang insider.
Nama Rose Bean Polansky sendiri menyimpan makna. Rose diduga terinspirasi dari lagu legendaris Edith Piaf, La Vie En Rose, yang pernah dibawakan Gaga dalam film A Star Is Born (2018). Sementara Bean disebut sebagai penghormatan kepada Carl Bean, aktivis dan penyanyi yang menginspirasi lagu Born This Way (2011).
Kabar kehamilan Gaga pertama kali mencuat bulan lalu ketika Page Six merilis foto pasangan itu sedang berjalan-jalan di California Utara. Dalam foto tersebut, Gaga terlihat menggendong bayi dalam kain gendongan. Sejak itu, spekulasi tentang kehidupan barunya sebagai ibu terus berkembang, meski ia sendiri belum memberikan pernyataan resmi.
Bagi industri hiburan, keputusan Gaga untuk menepi sementara dari sorotan bisa berdampak pada jadwal rilis musik dan proyek aktingnya. Namun, langkah ini juga mencerminkan tren yang lebih luas di kalangan selebritas global: memprioritaskan keluarga di tengah tekanan ekspektasi publik. Di Indonesia, fenomena serupa terlihat pada beberapa figur publik yang memilih rehat dari dunia hiburan setelah memiliki anak, meski dengan tantangan berbeda terkait budaya dan ekspektasi penggemar.
Ke depan, publik tentu menantikan apakah Gaga akan kembali ke panggung dengan perspektif baru sebagai seorang ibu, atau justru semakin selektif dalam memilih proyek. Yang jelas, keputusannya untuk menempatkan keluarga di atas segalanya menegaskan bahwa bahkan ikon pop sekaliber dirinya pun mendambakan kehidupan yang tenang dan bermakna.



