Rui Pinto Tawarkan Diri ke Otoritas Inggris: Lindungi Saya, Saya Bongkar Manchester City
Baca dalam 60 detik
- Rui Pinto bersedia membantu penyelidikan Inggris atas Manchester City asalkan mendapat perlindungan dari ancaman.
- Statusnya sebagai saksi terlindung di Portugal berakhir 10 Oktober, membuka jalan kerja sama lintas negara.
- Ratusan juta dokumen Football Leaks dan Luanda Leaks disebut tersimpan di luar Portugal dan siap dibagikan.

Rui Pinto, pembocor dokumen yang memicu investigasi Premier League terhadap Manchester City, menyatakan kesediaannya membantu otoritas Inggris menangani kasus hukum klub tersebut dengan syarat mendapat perlindungan dari ancaman. Kesediaan itu muncul di tengah ketidakpastian statusnya sebagai saksi terlindung di Portugal.
Pinto, 37 tahun, dikenal sebagai otak di balik Football Leaks dan Luanda Leaks. Bocorannya menjadi pemicu penyelidikan independen yang berujung pada putusan lebih dari 100 pelanggaran oleh Manchester City, termasuk temuan kontrak semu yang menggelembungkan pendapatan klub hingga ยฃ900 juta. City telah menyatakan akan mengajukan banding atas putusan tersebut.
Menurut sumber yang memahami situasi, Pinto memiliki pengetahuan rinci tentang dokumen, individu, dan perusahaan yang terlibat, termasuk berkas-berkas yang mungkin terlewat dalam investigasi. Ia bersedia melanjutkan perannya sebagai saksi terlindung di negara lain, bukan hanya terbatas pada kasus City.
Pinto sebelumnya hampir masuk program perlindungan saksi di Prancis pada Januari 2019, beberapa hari sebelum penangkapannya di Budapest. Rencana itu dihentikan oleh otoritas Portugal. Setelah diekstradisi ke Portugal, ia sempat bekerja sama secara sporadis dengan otoritas Prancis, Jerman, dan Belgia. Kini, Inggris berpotensi masuk dalam daftar tersebut jika menghendaki.
Yang membuat posisinya strategis: ratusan juta file yang ia kumpulkan tidak semuanya berada di tangan otoritas Portugal. Antara penangkapan di Hungaria dan ekstradisi, otoritas Prancis menyalin seluruh isi perangkat elektronik Pinto. Dokumen-dokumen itu kini dapat dibagikan antarnegara melalui kerja sama bilateral, termasuk dengan Inggris.
"Langkah mengakhiri perlindungan ini adalah bentuk terorisme negara," kata tim pembela Pinto, yang telah mengajukan banding dan mempertanyakan dasar penilaian risiko yang digunakan otoritas Portugal.
Pada April tahun ini, Pinto dibebaskan dari 241 dakwaan dalam persidangan keduanya di Portugal. Kendati demikian, ia mengaku ingin meninggalkan Portugal menuju lokasi rahasia. Hingga berita ini ditulis, kampanye penggalangan dana yang diluncurkan Jumat lalu telah mengumpulkan lebih dari โฌ19.000 untuk membiayai hidup barunya.
Kasus ini tidak hanya berdampak pada Manchester City. Bagi Inggris, keterlibatan Pinto dapat memperluas penyelidikan ke ranah yang lebih luas, seperti yang pernah terjadi di Portugal. Otoritas Inggris kini dihadapkan pada pilihan: memanfaatkan kesaksian Pinto dengan jaminan perlindungan, atau membiarkan informasi berharga itu berpindah ke yurisdiksi lain.
Bagi penggemar sepak bola, pertanyaannya bukan sekadar soal banding City. Jika Pinto benar-benar membuka keran dokumen di Inggris, seberapa dalam liga dan klub-klub lain akan terseret? Dan jika perlindungan tidak kunjung datang, ke mana ia akan membawa rahasia yang tersisa?



