MotoGP Jepang: Marc Marquez Menangi Sprint, Acosta Kecewa Berat Usai Insiden dengan Alex Marquez
Baca dalam 60 detik
- Marc Marquez tampil dominan di sprint race MotoGP Jepang, mengalahkan Diogo Moreira.
- Pedro Acosta gagal finis setelah bersenggolan dengan Alex Marquez, merusak peluangnya.
- Jack Miller memprediksi ban hard yang belum diuji akan menjadi wajib di Motegi.

Marc Marquez kembali menunjukkan kelasnya dengan memenangi sprint race MotoGP Jepang di Sirkuit Motegi, Sabtu (4/10/2026). Pebalap Spanyol itu menaklukkan Diogo Moreira, sementara balapan dipenuhi drama, termasuk insiden yang membuat Pedro Acosta kehilangan peluang.
Kemenangan Marquez menegaskan dominasinya di musim ini. Meski demikian, perhatian publik justru tertuju pada insiden antara Acosta dan Alex Marquez yang membuat Acosta gagal finis. Insiden tersebut menjadi pukulan telak bagi Acosta yang tengah berjuang memperbaiki posisinya di klasemen.
Acosta mengaku kecewa berat. "Saya kehilangan segalanya akibat kesalahan yang tidak perlu," ujarnya. Insiden ini menambah panjang daftar persaingan ketat di lintasan, terutama antara para pebalap muda dan senior.
Di sisi lain, Jack Miller menyoroti masalah ban. Ia menyatakan bahwa ban hard yang belum diuji kemungkinan besar akan menjadi pilihan wajib untuk balapan utama. "Saya hampir bisa memastikan ban hard akan menjadi mandatory," kata Miller. Pernyataan ini muncul setelah sesi latihan menunjukkan performa ban yang tidak konsisten.
Keputusan penggunaan ban menjadi krusial di Motegi yang dikenal memiliki karakter sirkuit dengan grip rendah. Tim-tim harus mempertimbangkan strategi matang untuk balapan utama, terutama dengan cuaca yang bisa berubah drastis.
Bagi Indonesia, ajang MotoGP Jepang ini menjadi perhatian tersendiri. Pebalap Indonesia, seperti Aleix Espargaro yang dipanggil Honda untuk balapan di Indonesia, tidak tampil di Motegi. Namun, hasil sprint race ini menjadi gambaran persaingan menjelang MotoGP Indonesia yang akan digelar di Sirkuit Mandalika. Tim dan pebalap akan menggunakan data dari Motegi untuk menyempurnakan setup motor di Mandalika yang memiliki karakter berbeda.
Dengan hasil ini, Marc Marquez semakin kokoh di puncak klasemen, sementara Acosta harus bangkit di balapan utama. Akankah insiden serupa terulang di Mandalika? Kita tunggu aksi para pebalap di lintasan.



