Pacheco vs Fulghum: Duel Penentu Tiket Juara Dunia di Carson
Baca dalam 60 detik
- Diego Pacheco dan Darius Fulghum akan bertarung pada 14 November di Dignity Health Sports Park, Carson, California, dalam laga super-middleweight yang mempertaruhkan peringkat dan sabuk juara.
- Pacheco yang tak terkalahkan (26-0, 19 KO) mempertahankan gelar WBO International dan WBC Silver, sementara Fulghum (15-1-1, 13 KO) mengejar lompatan besar dalam kariernya.
- Pemenang duel ini diprediksi menjadi penantang utama gelar juara dunia kelas 168 pon, dengan siaran langsung di TNT, truTV, dan DAZN.

Diego Pacheco dan Darius Fulghum akan saling berhadapan dalam pertarungan super-middleweight yang menentukan arah karier keduanya. Duel bertajuk 'The Fight' ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 14 November, di Dignity Health Sports Park, Carson, California, dan akan disiarkan secara co-exclusive di TNT, truTV, serta DAZN untuk pasar Amerika Serikat, dan DAZN untuk penonton global.
Bagi Pacheco, ini adalah penampilan keduanya di arena yang dijuluki 'War Grounds' tahun ini. Petinju asal South Central Los Angeles itu terakhir bertarung di sana pada Juni lalu, menghentikan Immanuwel Aleem di ronde ke-11 untuk mempertahankan sabuk WBO International dan WBC Silver. Kemenangan tersebut merupakan yang pertama di bawah asuhan pelatih baru, Buddy McGirt, dan menegaskan posisinya di kelas 168 pon dengan peringkat #2 WBO, #3 WBC, dan #6 WBA.
Sementara itu, Fulghum datang dengan misi berbeda. Petinju asal Houston ini memiliki rekor 15-1-1 dengan 13 KO dan saat ini menempati peringkat #5 WBO. Kemenangan TKO ronde ketiga atas Yoanki Urrutia di San Jose pada Mei lalu menjadi modalnya menuju laga terbesar dalam kariernya. Fulghum yakin bahwa kemenangan atas Pacheco akan membuka pintu menuju pertarungan perebutan gelar juara dunia.
"Saya sangat bersemangat dengan kesempatan ini. Pemenang pertarungan ini akan berada di ambang perebutan gelar dunia, sesuatu yang kami berdua impikan," ujar Fulghum.
Pacheco sendiri tidak gentar. Meski mengakui Fulghum sebagai lawan yang berbakat dan lapar, ia menegaskan bahwa laga ini adalah langkah menuju gelar juara dunia. "Setiap kali saya bertarung di Los Angeles, saya selalu menang KO. Saya ingin melanjutkan tren itu dan memberikan penampilan terbaik untuk penggemar di kampung halaman," katanya.
Promotor Eddie Hearn dari Matchroom menyebut laga ini sebagai pertarungan penting bagi divisi 168 pon. Ia menilai Pacheco semakin matang di bawah asuhan McGirt, tetapi Fulghum adalah lawan berbahaya dengan ambisi yang sama untuk menjadi juara dunia pada 2027. "Ini adalah pertarungan hebat yang dibuat antara Matchroom dan Golden Boy, dan kami antusias membawanya ke War Grounds serta TNT dan DAZN," ujar Hearn.
Senada dengan itu, CEO Golden Boy Promotions, Oscar De La Hoya, menekankan bahwa Fulghum memiliki peluang besar untuk mendekati perebutan gelar dunia. Menurutnya, pertarungan semacam ini yang dibutuhkan dunia tinju: penantang gelar yang berani mengambil risiko, serta promotor yang tidak ragu menjadwalkan laga berat.
Bagi penggemar tinju Indonesia, duel ini bisa menjadi tontonan menarik untuk mengukur standar kelas super-middleweight dunia. Meski tidak ada petinju Indonesia yang terlibat, pertarungan ini menunjukkan bagaimana jalur menuju gelar juara dunia dibangun melalui laga-laga kualifikasi yang ketat. Kemenangan atas lawan berperingkat tinggi menjadi syarat mutlak untuk mendapatkan kesempatan menantang juara dunia.
Dengan gaya bertarung agresif dan rekor KO yang impresif dari kedua petinju, laga ini berpotensi berakhir sebelum bel ronde terakhir. Pacheco dikenal memiliki pukulan kiri yang menghancurkan, sementara Fulghum memiliki kekuatan dan ketahanan yang membuatnya berbahaya hingga ronde akhir. Pertanyaan besarnya: akankah Pacheco melanjutkan dominasinya di kandang sendiri, atau Fulghum yang mampu mencuri perhatian dan mengubah peta persaingan kelas 168 pon?



