Bryan Flores vs Jose Nunez: Duel Super Lightweight Berisiko Tinggi di ProBoxTV
Baca dalam 60 detik
- Bryan Flores dan Jose Nunez mempertaruhkan peringkat dunia mereka dalam pertarungan 10 ronde di ProBoxTV, Jumat, 13 November.
- Flores, peringkat 14 IBF dan 10 WBC, hanya kalah sekali secara kontroversial, sementara Nunez belum terkalahkan dengan rekor 18-0-2.
- Kemenangan di El Paso County Coliseum dapat membuka jalan menuju pertarungan gelar dunia, tetapi kekalahan akan menjatuhkan posisi keduanya di daftar peringkat.

Dua petinju super lightweight yang menempati peringkat dunia, Bryan Flores dan Jose Nunez, akan saling berhadapan dalam pertarungan utama 10 ronde di ProBoxTV Championship Series pada Jumat, 13 November, di El Paso County Coliseum, El Paso, Texas. Duel ini mempertemukan dua contender yang siap mempertaruhkan posisi peringkat mereka demi meraih kemenangan besar.
Flores, yang berasal dari Juarez, Chihuahua, Meksiko, namun berbasis di Las Vegas, memiliki rekor 29-1-1 dengan 16 knockout. Ia menempati peringkat 14 IBF dan 10 WBC. Satu-satunya kekalahannya terjadi pada Agustus 2024 melalui keputusan terbelah yang kontroversial melawan Lindolfo Delgado, di mana banyak pengamat menilai Flores sebenarnya layak menang. Sejak itu, ia bangkit dengan kemenangan mayoritas atas Starling Castillo pada Januari dan kemenangan angka atas Jonathan Navarro pada Juli.
Di sisi lain, Nunez, petinju Panama berusia 27 tahun, belum pernah kalah dengan rekor 18-0-2 (8 KO). Ia menempati peringkat 6 WBA dan terakhir kali tampil dengan kemenangan knockout ronde kedua yang brutal atas prospek Erislandy Alvarez. Dibesarkan di daerah berbahaya Curundu, Panama, Nunez telah membangun rekornya melintasi beberapa divisi, dari featherweight hingga super lightweight, dengan kemenangan atas Alvarez, Alfredo Jorge Luis Soto, dan Maykol Mendoza.
Pertarungan ini menjadi ujian sesungguhnya bagi kedua petinju. Flores, 30 tahun, akan tampil untuk ketiga kalinya di ProBoxTV dan berusaha membuktikan bahwa kekalahannya dari Delgado hanyalah kecelakaan. Sementara Nunez, yang dikenal memiliki pukulan kuat, ingin menunjukkan bahwa ia layak masuk jajaran elite super lightweight. Kemenangan akan membuka peluang menuju pertarungan gelar dunia, sedangkan kekalahan bisa menjatuhkan peringkat mereka secara signifikan.
Pada pertarungan co-main event junior lightweight 10 ronde, Tsendbaatar Erdenebat (15-0, 6 KO) dari Mongolia akan menghadapi Muhammad Yaqubov (23-1-1, 12 KO) dari Tajikistan. Erdenebat, peringkat 14 IBF dan 10 WBC, adalah mantan atlet amatir elit dan dua kali Olimpiade yang mengandalkan gaya southpaw agresif. Ia telah tampil enam kali di ProBoxTV dan meraih kemenangan atas lawan-lawan tangguh. Sementara Yaqubov, peringkat 7 WBC, adalah southpaw berusia 31 tahun dengan serangan tubuh mematikan dan kemampuan counterpunching presisi. Satu-satunya kekalahannya terjadi pada 2022 melawan O'Shaquie Foster, juara super featherweight WBC saat ini.
Erdenebat dan Yaqubov sama-sama pernah merasakan kerasnya ring ProBoxTV. Erdenebat terakhir menang angka 10 ronde atas Cobia Breedy pada Mei, sedangkan Yaqubov menang mayoritas atas William Foster III pada Agustus 2025 dan imbang split melawan Cristian Cruz Chacon pada November 2025. Duel ini akan menjadi ujian bagi ketahanan dan strategi keduanya.
"Ini adalah pertarungan antara dua petinju yang tidak mau mundur. Mereka tahu bahwa kemenangan akan mengubah karier mereka," ujar seorang analis tinju yang mengikuti perkembangan ProBoxTV.
Di kartu utama lainnya, Ruben Eduardo Aguilar (24-0-1, 21 KO) akan menghadapi veteran Guido Emmanuel Schramm (17-4-3, 10 KO) dalam pertarungan welterweight 10 ronde. Aguilar yang belum terkalahkan dikenal memiliki pukulan knockout yang menghancurkan, sementara Schramm adalah petarung berpengalaman yang selalu memberikan perlawanan sengit. Selain itu, Elijah Flores (10-1, 4 KO) akan melawan Axl Melendez Salgado (7-1-1, 4 KO) dalam delapan ronde welterweight.
Acara ini dipromotori oleh ProBox Promotions bekerja sama dengan King's Promotions. Tiket dapat dibeli melalui Ticketmaster, dan siaran langsung tersedia di ProBoxTV dengan biaya berlangganan $5 per bulan. Bagi penggemar tinju di Indonesia, pertarungan ini dapat disaksikan melalui platform streaming tersebut, meskipun harus memperhitungkan perbedaan waktu.
Dengan posisi peringkat yang dipertaruhkan, Flores dan Nunez tidak bisa menganggap remeh lawan masing-masing. Kemenangan akan membawa mereka lebih dekat ke pertarungan gelar dunia, tetapi kekalahan bisa membuat mereka turun peringkat dan kehilangan momentum. Siapa yang akan keluar sebagai pemenang? Jawabannya akan terungkap pada 13 November.



