MotoGP Jepang 2026: Sirkuit Motegi Diresurfacing Total, Bagnaia dan Marquez Siap Duet di Trek Baru
Baca dalam 60 detik
- Grand Prix Jepang 2026 membuka rangkaian lima balapan di kawasan Asia-Pasifik dalam enam pekan ke depan, dimulai dari Sirkuit Motegi yang telah mengalami perombakan aspal menyeluruh.
- Dominasi Ducati diprediksi berlanjut meski karakter stop-and-go Motegi tetap menguntungkan, sementara KTM membawa momentum kemenangan perdana Pedro Acosta di Austria.
- Layanan streaming resmi MotoGP Video Pass dibanderol 139,99 euro per tahun, sementara sejumlah penyiar lokal menyediakan siaran langsung melalui platform digital masing-masing.

MotoGP 2026 memasuki babak baru dengan Grand Prix Jepang yang digelar di Sirkuit Motegi, menandai awal dari lima seri balapan di kawasan Asia-Pasifik yang akan berlangsung dalam rentang enam pekan. Balapan ini menjadi titik krusial bagi para pembalap untuk mengukur performa mesin dan strategi tim di paruh kedua musim.
Berbeda dari edisi sebelumnya, permukaan lintasan Motegi telah mengalami perbaikan total atau resurfacing menyeluruh sejak Francesco Bagnaia memenangi balapan 2025 lalu. Kondisi ini membuat perbandingan data telemetri dengan tahun lalu menjadi tidak relevan, sekaligus memaksa setiap tim untuk memulai kembali proses pencarian setup ideal dari nol.
Karakter sirkuit yang menuntut akselerasi dan pengereman keras atau stop-and-go diprediksi masih cocok dengan karakteristik motor Ducati. Marc Marquez, yang kini memperkuat tim pabrikan Ducati, disebut sebagai salah satu kandidat terkuat untuk naik ke podium tertinggi. Namun, dominasi Ducati tidak serta-merta membuat tim lain menyerah.
KTM menjadi tim yang patut diperhitungkan setelah Pedro Acosta meraih kemenangan perdananya di MotoGP pada seri Austria di Red Bull Ring. Momentum tersebut menjadi modal berharga bagi Acosta untuk tampil kompetitif di Motegi, sirkuit yang memiliki karakter pengereman tajam dan akselerasi pendek.
Bagi penggemar di Indonesia, akses menonton balapan MotoGP Jepang 2026 dapat dilakukan melalui layanan streaming resmi MotoGP Video Pass yang menyediakan siaran langsung sesi latihan, kualifikasi, sprint, hingga highlights. Alternatif lain adalah melalui penyiar lokal yang menayangkan balapan di situs web resmi mereka. Harga langganan tahunan Video Pass sebesar 139,99 euro atau sekitar Rp2,4 juta (dengan asumsi kurs Rp17.000 per euro) menjadi pertimbangan tersendiri di tengah biaya hiburan digital yang semakin meningkat.
Konteks Indonesia dalam gelaran ini tidak bisa dilepaskan dari besarnya basis penggemar MotoGP di Tanah Air. Meski tidak ada pembalap Indonesia yang turun di kelas premier, antusiasme terhadap MotoGP tetap tinggi, terutama setelah suksesnya penyelenggaraan MotoGP Mandalika beberapa tahun terakhir. Kehadiran balapan di Jepang menjadi pengingat bahwa kawasan Asia-Pasifik adalah pasar kunci bagi Dorna Sports selaku operator MotoGP.
"Perbaikan aspal total di Motegi membuat kami harus melupakan data tahun lalu. Setiap tim kini memiliki titik awal yang sama," ujar seorang analis paddock yang dikutip dari Motorsport.com.
Dengan trek yang baru, faktor cuaca, dan tekanan untuk tampil konsisten di lima balapan beruntun, Grand Prix Jepang 2026 berpotensi menjadi penentu arah juara dunia. Akankah Ducati kembali mendominasi, atau justru KTM dan tim lain mampu memanfaatkan momentum untuk mengejutkan? Jawabannya akan terlihat dalam beberapa hari ke depan di Motegi.



