Rumah Nol Tagihan: Strategi Satu Keluarga Inggris Menghadapi Kenaikan Harga Energi
Baca dalam 60 detik
- Keluarga Naylor di Milton Keynes berhasil mencapai tagihan energi nol setelah rumah mereka diretrofit dengan panel surya, pompa panas, dan baterai besar.
- Tarif 'Zero Bills' dari Octopus Energy menjamin tidak ada biaya listrik dan gas selama lima tahun, asalkan pemakaian dalam batas wajar.
- Skema ini menyoroti potensi retrofit rumah tua sebagai solusi tekanan biaya energi, meski investasi awal mencapai ยฃ20.000.

Di tengah gelombang kenaikan harga energi yang membebani jutaan rumah tangga Inggris, sebuah keluarga di Milton Keynes menorehkan terobosan: mereka tidak akan menerima tagihan listrik dan gas sama sekali tahun ini. Clare Naylor, ibu tiga anak, mengubah rumahnya yang dibangun era 1980-an menjadi pembangkit listrik mini melalui pemasangan panel surya, pompa panas, dan baterai penyimpanan.
Langkah ini diambil saat tarif energi Inggris naik 4% per Oktober, level tertinggi dalam tiga tahun, dan diprediksi melonjak 16% lagi pada Januari. Sementara rumah tangga lain bersiap menanggung beban biaya, keluarga Naylor justru mengunci pengeluaran energi mereka di angka nol untuk lima tahun ke depan melalui tarif "Zero Bills" dari Octopus Energy.
Keberhasilan ini bukan tanpa syarat. Rumah harus memiliki isolasi memadai, panel surya, pompa panas, dan baterai agar dapat memproduksi energi melebihi konsumsi. Nigel Banks, Direktur Teknis Zero Bills di Octopus Energy, menjelaskan bahwa rumah-rumah dalam program ini biasanya menghasilkan listrik lebih banyak dari yang digunakan, dan kelebihan itu dijual kembali ke jaringan listrik untuk menutup biaya operasional.
Retrofit rumah Naylor dilakukan gratis oleh Santander sebagai bagian dari proyek eksplorasi pendanaan efisiensi energi. Bagi keluarga yang ingin meniru, Santander menawarkan pinjaman perbaikan rumah dengan bunga 6,4% selama lima tahun, yang berarti cicilan ยฃ389 per bulan untuk proyek senilai ยฃ20.000. Mick Taylor dari Santander mengakui tantangan besar: "Kami memiliki 1,5 juta akun hipotek, dan sebagian besar membayar tagihan energi bulanan. Konsumen khawatir tagihan energi terus naikโini mungkin pengeluaran terbesar kedua atau ketiga bagi rumah tangga," ujarnya.
Meski menjanjikan, skema ini tidak mencakup pengisian kendaraan listrik dan mewajibkan rumah bebas gas, termasuk untuk memasak. Rumah Naylor harus melepas boiler gasnya. Octopus Energy menilai rumah yang dibangun dalam 10 tahun terakhir dengan isolasi baik adalah kandidat ideal, namun retrofit pada rumah tua seperti milik Naylor membuktikan bahwa transformasi tetap mungkin.
Bagi Indonesia, kisah ini menawarkan pelajaran berharga. Dengan subsidi energi yang terus membebani APBN dan target net zero 2060, adopsi teknologi serupa di perumahan urban bisa menjadi solusi jangka panjang. Namun, tantangan utama tetap pada pembiayaan awal dan kesiapan infrastruktur jaringan listrik untuk menerima kelebihan energi. Pemerintah dan sektor perbankan perlu merancang skema kredit hijau yang terjangkau agar transisi ini tidak hanya dinikmati kelas menengah atas.
Ke depan, pertanyaannya bukan lagi apakah rumah nol tagihan bisa terwujud, melainkan seberapa cepat model ini dapat direplikasi secara massal. Jika bank dan pengembang properti di Indonesia berani mengadopsi pendekatan serupa, tekanan biaya energi rumah tangga bisa ditekan sekaligus mempercepat transisi energi bersih.



