Sabrina the Teenage Witch Kembali: Tur 30 Tahun Dimulai Halloween 2026
Baca dalam 60 detik
- Melissa Joan Hart dan para pemeran Sabrina the Teenage Witch akan menggelar tur nasional untuk merayakan 30 tahun serial tersebut.
- Tur akan dimulai pada 31 Oktober 2026 di Beverly, Massachusetts, dekat Salem, lokasi yang identik dengan tema sihir.
- Para penggemar menyerukan agar tur juga digelar di luar AS, seperti Inggris dan Kanada.

Setelah tiga dekade berlalu, para bintang serial ikonik Sabrina, the Teenage Witch bersiap menyapa penggemar lewat tur nasional. Melissa Joan Hart, yang memerankan Sabrina Spellman, mengumumkan kabar ini melalui akun Instagram-nya pada pekan ini. Tur tersebut akan menandai perayaan 30 tahun sejak serial itu pertama kali tayang pada 1996.
Hart mengungkapkan antusiasmenya dalam sebuah video singkat. Ia menyebut bahwa para pemeran telah menggelar acara reuni sekali di Chicago awal tahun ini, dan respons positif membuat mereka memutuskan untuk memperluasnya menjadi tur nasional. “Kami sangat senang akhirnya bisa mengumumkan tur nasional untuk perayaan 30 tahun,” ujarnya.
Menariknya, tur ini akan dimulai pada 31 Oktober 2026 di Beverly, Massachusetts—sebuah kota yang berjarak dekat dengan Salem, lokasi legendaris yang dikenal karena peristiwa perburuan penyihir pada 1692. Pemilihan tanggal dan lokasi ini seolah menegaskan nuansa magis yang melekat pada serial tersebut. Hart menambahkan, “Kami tidak sabar menunggu Anda di sana untuk musim seram!”
Beth Broderick, yang memerankan Bibi Zelda, juga menyampaikan kegembiraannya melalui unggahan terpisah. Ia mengajak penggemar untuk bersiap menyambut “sedikit sihir dan mungkin sedikit kenakalan.” Sementara itu, Caroline Rhea, pemeran Bibi Hilda, mengenang momen casting-nya dengan cerita unik tentang seorang paranormal bernama John yang konon menjadi penerawang Madonna. Rhea juga menyatakan rasa syukurnya karena telah menjadi bagian dari serial yang membahagiakan banyak orang.
Sejak pengumuman tur, kolom komentar di unggahan Hart dibanjiri permintaan agar tur juga menyambangi negara lain, seperti Inggris dan Kanada. Hal ini menunjukkan basis penggemar Sabrina yang tersebar global, meskipun tur ini baru mencakup wilayah nasional Amerika Serikat.
Bagi penggemar di Indonesia, kabar ini membangkitkan nostalgia era 90-an ketika serial tersebut menjadi tontonan populer di televisi swasta. Meski belum ada rencana tur ke Asia, antusiasme global bisa menjadi sinyal bagi penyelenggara konser di Tanah Air untuk menjajaki peluang menghadirkan acara bertema serupa. Fenomena tur reuni ini juga mencerminkan tren industri hiburan yang kian gencar menggarap pasar nostalgia, seperti yang terlihat pada reuni Friends dan Harry Potter.
“Saya akan selamanya berterima kasih atas pengalaman ini dan sangat bersyukur karena telah membuat begitu banyak orang bahagia.” — Caroline Rhea
Dengan dimulainya tur pada Halloween 2026, pertanyaannya kini apakah format reuni semacam ini akan menjadi model berkelanjutan bagi serial televisi legendaris lainnya. Jika sukses, bukan tidak mungkin gelombang tur nostalgia akan segera menyusul, termasuk mungkin menyentuh pasar Asia Tenggara.



